JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus dugaan penganiayaan terhadap pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, kini ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh peristiwa tersebut, termasuk identitas dan status terduga pelaku.
BACA JUGA:Diduga Mangkir, 44 Penerima Beasiswa LPDP Tercatat Belum Kembali ke Indonesia
BACA JUGA:Advokat Ditusuk Debt Collector, KAI Desak Polisi Tangkap Pelaku!
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan membenarkan pihaknya tengah menangani perkara itu.
"Iya, ini lagi lidik," katanya kepada awak media, Selasa 24 Februari 2026.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, insiden tersebut dipicu persoalan pengisian BBM jenis Pertalite.
BACA JUGA:Ibu Kandung Nizam Bongkar Ternyata Putus Komunikasi 4 Tahun dan Korban KDRT, Krisna Murti Soroti Banyak Dugaan
Terduga pelaku disebut tidak dilayani oleh petugas SPBU saat hendak mengisi bahan bakar.
"Yang bersangkutan mau isi Pertalite, tidak dilayani oleh SPBU," terangnya.
Penolakan itu dilakukan karena kendaraan yang digunakan pelaku diduga tidak sesuai peruntukan.
"Plat-nya tidak sesuai. Tidak untuk peruntukkannya," jelasnya.
Terkait informasi bahwa pelaku sempat mengaku sebagai anggota aparat, Dicky menyebut pihaknya masih mendalami kebenaran klaim tersebut.
"Lagi lidik, doakan ya supaya terungkap. Ini anggota masih di lapangan," tambahnya.
BACA JUGA:Polda Metro Bekuk Komplotan Maling Motor Bersenpi di Tanjung Duren, Dua Buron!
- 1
- 2
- »





