tvOnenews.com - Media Korea Selatan kembali menyoroti kondisi dari mantan tim Megawati Hangestri, Daejeon Red Sparks, di V-League musim ini.
Tim asuhan pelatih Ko Hee-jin itu sudah dipastikan finis sebagai juru kunci Liga Voli Korea 2025/2026.
Red Sparks kini tertahan di dasar klasemen Liga Voli Korea 2025/2026 dengan koleksi 23 poin.
- Instagram.com/red_sparks
Padahal mereka baru saja memutus 11 kekalahan beruntun ketika memasuki putaran terakhir babak reguler Liga Voli Korea 2025/2026.
Namun hasil tersebut tak cukup mengangkat posisi mereka dari peringkat terbawah.
Kondisi itu pun menimbulkan sorotan tajam dari Yonhap News yang menilai situasi Red Sparks berbanding terbalik dengan musim lalu.
Pada Liga Voli Korea 2024/2025, Red Sparks mampu menembus partai grand final.
Yonhap News menilai keterpurukan musim ini berkaitan dengan hengkangnya dua andalan, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.
Keduanya memilih tidak memperpanjang kontrak bersama Red Sparks.
- KOVO
Sebagai informasi, Megawati Hangestri pulang ke Indonesia, sementara Bukilic melanjutkan karier di Liga Voli Italia.
"Red Sparks mengalami awal musim yang buruk. Pemain asing andalan Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri, yang memimpin tim menuju final kejuaraan musim lalu, telah menolak permintaan perpanjangan kontrak dan meninggalkan tim," tulis Yonhap News.
"Musim lalu, Bukilic berada di peringkat kelima dalam topskor dengan 638 poin dan keempat dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 40,93%), sementara Mega tampil gemilang, berada di peringkat ketiga dalam perolehan poin (802 poin) dan pertama dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06%)," lanjutnya.
Selain faktor tersebut, absennya Yeum Hye-seon di awal musim akibat cedera turut mempengaruhi performa tim.
Pengganti seperti Choi Seo-hyun, Inkushi, Elisa Zanette, dan Park Yeo-reum dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi publik.
(akg)




