REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan SipiI (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nadi Santoso, mengimbau para kepala desa (kades) agar dapat menggali potensi pendapatan asli desa (PADes). Hal itu karena sebagian besar Dana Desa tahun ini akan dialokasikan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Nadi mengungkapkan, tahun ini jatah Dana Desa yang diperoleh Provinsi Jateng mencapai Rp 6,8 triliun. Sebanyak Rp 2,6 triliun di antaranya dialokasikan sebagai Dana Desa reguler. "Sementara 4 sekian triliun untuk KDMP. Cuma memang sampai sekarang angka persisnya belum dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan," ucapnya, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga
Apa Hubungan Pelaku Penganiayaan Tiga Pegawai SPBU di Pulogadung dengan Aparat Berpangkat Tinggi?
Rp4,1 Triliun dari Total Rp6,8 Triliun Dana Desa Jateng Dialokasikan untuk Koperasi Desa Merah Putih
58 Persen Dana Desa 2026 Dialokasikan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Nadi menerangkan, tahun lalu setiap desa di Jateng rata-rata memperoleh Dana Desa sebesar Rp 1 miliar. Namun karena tahun ini sebagian anggarannya dikhususkan untuk program KDMP, tiap desa hanya akan memperoleh antara Rp 300-Rp 400 juta.
Menurut Nadi, penurunan alokasi Dana Desa reguler akibat kebutuhan KDMP tentu akan mempengaruhi program-program pemberdayaan dan pembangunan desa. Oleh sebab itu, dia mengimbau perangkat desa agar dapat memanfaatkan jatah anggaran untuk program-program prioritas yang diputuskan melalui musyawarah desa.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Nadi mengakui, dia menerima keluhan-keluhan dari kepala desa soal menurunnya jatah anggaran Dana Desa. "Tapi kami selalu beri pemahaman bahwa memang sekarang teman-teman kades harus bisa betul-betul memprioritaskan sesuai kebutuhan," ujarnya.
"Kemudian, kami sarankan, desa harus bisa menggali PAD desa. Jadi tidak hanya menggantungkan dari dana transfer, baik dari provinsi maupun pusat. PAD desa bisa dari tanah kas desa, dari BUMDes, dan usaha yang lainnya," tambah Nadi.
Presiden Prabowo Subianto telah meluncurkan kelembagaan 80 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah.