Liputan6.com, Jakarta - Polisi bergerak cepat meringkus pria yang mengaku aparat dan melakukan penganiayaan terhadap tiga pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan membenarkan penangkapan tersebut.
“Baru nerima infonya. Infonya sudah diamankan,” kata Dicky saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Advertisement
Dicky belum banyak mengulas rincian operasi penangkapan pelaku penganiayaan tiga pegawai SPBU itu. Yang pasti, satu orang telah diamankan.
“Satu,” ujar dia.
Sebelumnya, polisi menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU yang terjadi Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
“Iya ini lagi lidik,” ujar Dicky.
Menurut dia, peristiwa bermula saat terduga pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun, permintaan itu tidak dilayani petugas karena pelat nomor kendaraan tidak sesuai peruntukan.
“Yang bersangkutan mau isi Pertalite tidak dilayani oleh SPBU. Plat-nya tidak sesuai. Tidak untuk peruntukannya,” sambungnya.
Terkait pelaku yang disebut mengaku aparat, Dicky belum berkomentar jauh.
“Lagi lidik, doain ya keungkap ini lagi di lapangan,” tandasnya.




