Dirut Agrinas Tegaskan Tak Akan Pakai Pikap India Jika Dilarang DPR

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa, menegaskan tidak akan menggunakan kendaraan pikap impor dari India apabila pemerintah dan DPR memutuskan untuk tidak mengizinkannya.

Pernyataan itu disampaikan Joao merespons permintaan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang meminta pemerintah menunda rencana impor 105 ribu mobil pikap dari India hingga Presiden Prabowo kembali ke Tanah Air.

"Apabila itu memang untuk kepentingan rakyat tanpa sedikitpun saya ragu-ragu kalau seandainya saya harus nanti digugat atau nanti dipermasalahkan oleh pihak supplier itulah tanggung jawab saya dan saya ambil tanggung jawab itu dan segala konsekuensinya akan saya tanggung," kata Joao, kepada wartawan di kantor pusat Agrinas, Jakarta, Selasa (24/2).

Joao juga memastikan unit kendaraan yang telah tiba di Indonesia takkan digunakan apabila ada larangan dari pemerintah dan DPR. Saat ini, sekitar 1.000 unit disebut sudah sampai.

"Tindak lanjut yang unit yang sudah sampai [ada 1.000 unit] tetap kami manut dan taat kepada pemerintah dan DPR di mana mereka mewakili rakyat jadi kalau memang disuruh bahwa tidak boleh dipakai, kami tidak akan pakai," lanjutnya.

Dia juga menyinggung kemungkinan adanya denda atau konsekuensi kontraktual dengan pemasok. Menurutnya, hal itu akan dibicarakan bersama pihak supplier untuk mencari solusi terbaik.

"Jadi kalau memang ada masalah saya pasti akan akan duduk bersama-sama dengan pihak supplier untuk mencarikan solusinya dan solusi pasti yang terbaik," jelas Joao.

Lebih lanjut, Joao menyatakan akan meminta waktu untuk bertemu Sufmi Dasco guna menyampaikan dokumen dan kontrak yang telah dimilikinya agar pembahasan dilakukan secara menyeluruh.

"Dokumen yang sudah saya punya ini ditambah dengan kontrak saya akan memintakan waktu kepada Pak Dasco untuk menyampaikan kepada beliau juga karena mungkin selama ini beliau hanya mendengarkan dari satu sisi jadi sekarang saya pun akan mencoba mencari waktu beliau dan saya pasti loyal, setia dan taat itu 100 persen," tutur dia.

Sebelumnya, Agrinas Pangan telah menyetujui 105 ribu unit kendaraan komersial ringan yang dipesan dari dua pabrikan otomotif asal India.

Pengadaan pertama berasal dari Tata Motors yang menyetujui penjualan sebanyak 70 ribu unit kendaraan. Jumlah tersebut terdiri atas 35 ribu unit model Yodha PU dan 35 ribu unit truk Ultra T.7.

Selain itu, Agrinas juga memesan 35 ribu unit Mahindra Scorpio Pik Up dari Mahindra.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Nadiem Makarim, JPU Dalami Penggunaan Layanan Google di Gojek
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Erick Thohir Optimistis FIFA Series Jadi Panggung Ideal untuk Debut Pelatih Timnas Indonesia
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Dukung Arahan Presiden, Appi Serukan Makassar Jadi Kota ASRI
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Wali Kota Jaktim Cabut Banding Putusan PTUN soal Lapangan Padel di Pulomas
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Pastikan Keselamatan Penumpang, Korlantas Siapkan Check Point Pemeriksaan Kendaraan pada Masa Mudik Lebaran
• 6 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.