El Mencho Tewas! Meksiko Meledak, 11 Negara Bagian Berubah Jadi Medan Perang

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pada 22 Februari 2026, Meksiko diguncang kekacauan berskala nasional menyusul tewasnya buronan narkotika paling dicari di dunia, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan julukan El Mencho. Dia merupakan pemimpin organisasi kriminal bersenjata Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG), kelompok yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pemasok utama fentanil dan metamfetamin ke Amerika Serikat.

Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menetapkan hadiah sebesar 15 juta dolar AS bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya. Operasi gabungan militer Meksiko dan dukungan intelijen Amerika Serikat akhirnya mengakhiri pelariannya. Namun alih-alih meredakan kekerasan, kematian El Mencho justru memicu gelombang balas dendam brutal yang meluas ke berbagai wilayah Meksiko.

Operasi Militer 22 Februari: Serangan Udara dan Baku Tembak Sengit

Menurut informasi resmi yang beredar pada 22 Februari 2026, operasi penangkapan dipimpin oleh pasukan khusus Meksiko dengan dukungan intelijen presisi dari Amerika Serikat. Pasukan bergerak cepat menuju lokasi persembunyian target dengan perlindungan helikopter militer jenis Black Hawk.

Kontak senjata pun tak terhindarkan. Baku tembak berlangsung sengit sebelum El Mencho dilaporkan mengalami luka berat. Dia kemudian diterbangkan menggunakan helikopter militer menuju Mexico City, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi di dalam helikopter. Dalam operasi tersebut, putra keduanya juga dilaporkan berhasil ditangkap.

Sepuluh hari sebelum operasi, Senat Meksiko diketahui telah menyetujui kehadiran pasukan khusus Amerika Serikat untuk misi “pelatihan”. Namun banyak pengamat menilai keputusan itu merupakan bagian dari persiapan akhir untuk operasi penargetan terhadap pimpinan CJNG.

Siapa El Mencho dan Seberapa Besar CJNG?

Didirikan pada 2009, Kartel Jalisco Generasi Baru berkembang menjadi salah satu organisasi kriminal paling kuat di dunia. Jika kartel narkoba dianalogikan sebagai perusahaan multinasional, maka CJNG adalah raksasa dengan kekuatan finansial dan militer luar biasa.

Beberapa karakteristik kekuatan CJNG:

El Mencho dikenal sebagai arsitek “kerajaan fentanil” yang menjadikan CJNG pemasok utama narkotika sintetis ke Amerika Serikat. Otoritas AS menilai jaringan ini berkontribusi terhadap puluhan ribu kematian akibat overdosis setiap tahun.

Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa prekursor kimia untuk produksi narkotika sintetis diperoleh dari luar negeri sebelum diproses dan diselundupkan ke pasar Amerika.

22–23 Februari: Enam Negara Bagian Berubah Jadi Zona Perang

Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kabar kematian El Mencho tersebar, CJNG melancarkan aksi balasan terkoordinasi.

Sedikitnya enam negara bagian langsung dilanda kekerasan, dan dalam hitungan jam meluas hingga sebelas negara bagian. Beberapa kota yang terdampak parah antara lain:

Di kota wisata Puerto Vallarta, kendaraan dibakar dan jalan raya diblokade. Sementara di sekitar Bandara Internasional Guadalajara, kelompok bersenjata dilaporkan mengepung area vital tersebut, bahkan membakar pesawat sipil.

Rekaman yang beredar menunjukkan kendaraan lapis baja milik kartel dengan senapan mesin berat berpatroli di pusat kota. Polisi dan fasilitas pemerintah menjadi sasaran serangan. Toko-toko dijarah dan dibakar. Jalanan berubah menjadi medan tempur terbuka.

Pemerintah Meksiko segera menetapkan status siaga merah nasional. Sedikitnya 15 kota mengalami gangguan keamanan serius.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Meksiko mengeluarkan peringatan keamanan darurat, meminta warga Amerika—termasuk wisatawan—untuk berlindung di tempat aman dan menghindari perjalanan.

Untuk pertama kalinya dalam skala sebesar ini, wilayah yang selama ini disebut sebagai “halaman belakang” Amerika Serikat menyaksikan perang terbuka antara negara berdaulat dan organisasi narkoba bersenjata.

Bayang-bayang Politik dan Tuduhan Kolusi

Krisis ini juga menyoroti sisi gelap politik Meksiko.

Pada Agustus 2025, Senator Lili Téllez secara terbuka menuduh adanya keterkaitan antara elite politik dan kartel narkoba dalam sebuah wawancara televisi di Amerika Serikat. Dia menyatakan bahwa sebagian dana kampanye partai berkuasa, Morena, diduga berasal dari uang kartel.

Téllez mengklaim sejumlah politisi telah dicap sebagai “narco-politician” oleh komunitas intelijen internasional.

Sementara itu, Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, yang dikenal vokal menentang kartel, dilaporkan tewas dibunuh pada periode yang berdekatan. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut sebagai pesan intimidasi bagi pejabat yang berani melawan jaringan kriminal.

Rekaman lama tahun 2016 yang kembali beredar juga memperlihatkan El Mencho mengancam seorang kepala polisi melalui telepon—dan sang pejabat terdengar tunduk dalam ketakutan.

Dilema Strategis Meksiko

Pemerintah Meksiko kini menghadapi pilihan paling sulit dalam sejarah modernnya:

  1. Melanjutkan pendekatan kompromi tidak resmi dengan kartel demi stabilitas semu.
  2. Melakukan pembersihan total dengan dukungan militer dan intelijen Amerika Serikat.

Dalam konteks kebijakan keamanan keras yang didorong Presiden Donald Trump, operasi terhadap CJNG dipandang sebagai simbol penegakan kembali pengaruh Amerika Serikat di kawasan.

Selama beberapa dekade, Washington dikritik karena gagal menghentikan arus narkoba yang merenggut nyawa warga Amerika, sementara senjata yang beredar di Meksiko kerap berasal dari pasar AS. Kini pendekatan yang ditempuh lebih langsung dan konfrontatif.

Namun pertanyaannya tetap sama: apakah kematian satu pemimpin cukup untuk meruntuhkan organisasi dengan puluhan ribu anggota bersenjata?

Perang Baru Dimulai

Hingga 23 Februari 2026, kekerasan masih berlangsung di berbagai wilayah. Dari enam negara bagian awal, konflik telah meluas ke sebelas wilayah administratif.

Kematian El Mencho bukan akhir dari perang narkoba di Meksiko. Justru, banyak analis menilai, ini adalah awal babak baru—di mana negara dan kartel kini berhadapan secara terbuka tanpa lagi sekat bayangan.

Peluru pertama telah ditembakkan. Dan Meksiko kini berdiri di persimpangan sejarahnya sendiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fase Ramadan 2026: Panduan 30 Hari Menuju Puasa yang Bermakna
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Wall Street Merosot, Efek Tarif Trump Bikin Investor Lebih Pilih Aset Aman
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Deadline 1 Bulan, Komisi III DPR Minta Kapolri Cepat Bereskan Oknum Polisi Bermasalah!
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
DJBC Jatim II Terbitkan Izin Kawasan Berikat Perdana 2026 untuk PT Weichuang Indonesia Packaging di Ngawi
• 8 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.