jpnn.com, JAKARTA - Pengunduran diri Iman Brotoseno dari jabatan Direktur Utama TVRI menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan parlemen.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI T. Zulkarnaini Ampon Bang menegaskan proses transisi kepemimpinan harus berjalan cepat dan profesional agar tidak mengganggu agenda strategis lembaga penyiaran publik tersebut, khususnya dalam persiapan sebagai official broadcaster ajang sepak bola dunia.
BACA JUGA: Soal Kabar Dirut TVRI Mundur, DPR Tuntut Klarifikasi Dewas Biar Tak Jadi Spekulasi
Menurut T. Zulkarnaini Ampon Bang, status TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026 merupakan momentum besar sekaligus tanggung jawab nasional.
Dia menilai ajang yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tersebut membutuhkan kesiapan teknis, manajerial, dan finansial yang matang dari TVRI sebagai lembaga penyiaran publik.
BACA JUGA: Gandung Pardiman DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Mengkaji Ulang Impor Mobil Niaga untuk Koperasi Desa Merah Putih
T. Zulkarnaini Ampon Bang menekankan bahwa persiapan tidak hanya menyangkut aspek teknis siaran dan kualitas transmisi, tetapi juga strategi distribusi konten, optimalisasi kanal digital, hingga kesiapan sumber daya manusia.
Ia mengingatkan bahwa momentum Piala Dunia harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra dan kepercayaan publik terhadap TVRI sebagai televisi publik yang modern dan kompetitif.
BACA JUGA: Lewat TVRI, Presiden Hadirkan Tayangan Piala Dunia 2026 untuk Rakyat
Lebih lanjut, ia mendorong Dewan Pengawas dan manajemen segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama agar roda organisasi tetap berjalan efektif.
Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan persiapan siaran berjalan sesuai timeline, mengingat skala acara yang melibatkan ratusan pertandingan dan perhatian global.
Menutup pernyataannya, T. Zulkarnaini Ampon Bang menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 bukan sekadar event olahraga, melainkan panggung strategis bagi Indonesia melalui TVRI untuk menunjukkan kapasitas penyiaran nasional di mata dunia.
"Oleh karena itu, stabilitas internal dan tata kelola yang profesional harus menjadi prioritas utama dalam masa transisi ini," ujarnya.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




