JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak PT Agrinas Pangan Nusantara menjelaskan alasannya mengimpor mobil untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari Mahindra dan Tata di India.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menuturkan untuk 70 ribu koperasi desa merah putih, pihaknya menyuplai dengan mobil pikap dari India.
“Jadi, untuk 70 ribu koperasi merah putih ini kita suplai dengan mobil pikap dari Mahindra dan Tata, 35 ribu dari Mahindra, kemudian 35 ribu dari Tata,” katanya dalam konferensi pers pada Selasa (24/2/2026).
Joao menuturkan, rata-rata mobil pikap produksi Tata berkapasitas muatan lebih besar daripada pikap sejenis yakni mencapai 1,2 ton.
Baca Juga: Blacklist Penerima LPDP Pamer Anak Jadi WNA, Menkeu Purbaya: Kembalikan Uang dan Bunga
“Karena rata-rata untuk Tata sendiri itu bisa mengangkut sampai dengan 1,2 ton gitu, sehingga saya melihat untuk kapasitas angkut hingga pada saat waktu kualifikasi dan verifikasi, mereka yang lolos begitu,” tuturnya.
Awalnya, kata dia, Mahindra melalui RMA hanya mampu menyuplai mobil sebanyak 2.000 unit. Namun, pihaknya melakukan lobby dan diskusi yang cukup panjang, sehingga mereka bersedia hanya memproduksi mobil untuk Agrinas.
“Sehingga mereka mau menutup lainnya hanya untuk memproduksi mobil sesuai dengan kebutuhan kita. Oleh karena itu, kami harus memberikan down payment 30 Desember,” tuturnya.
Ia juga melihat bahwa saat ini Tata dan Mahindra merupakan produsen otomotif yang cukup tangguh dan besar di dunia.
“Sebetulnya gini, saya melihat bahwa dengan kehadiran Tata dan Mahindra, di mana mereka adalah dua industri yang cukup tangguh, cukup besar di dunia pada sekarang ini.”
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- agrinas pangan nusantara
- agrinas
- mobil impor dari india
- mobil india
- impor mobil dari india




