Menko PM minta Dubes siapkan skema penempatan PMI di luar negeri

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar meminta para duta besar (Dubes) Indonesia di berbagai negara untuk menyiapkan skema penempatan bagi para calon pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

"Saya sampaikan kepada para Dubes di berbagai negara untuk segera menyiapkan satu skema business process yang lebih detil agar masing-masing duta besar melaporkan kepada kami, berapa persiapan tenaga kerja migran kita yang bisa direkrut," kata Menko Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Indonesia, Prefektur Kagawa sepakati penempatan 2000 pekerja migran

Hal itu dikatakannya usai menggelar rapat koordinasi dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.

Arahan itu disampaikannya seiring dengan rencana pengiriman pekerja migran Indonesia lulusan program SMK Go Global.

Program SMK Go Global merupakan program yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) untuk meningkatkan kualitas lulusan sekolah menengah dalam negeri agar bisa bekerja di luar negeri.

Dalam waktu dekat, Menko Muhaimin Iskandar bersama Menteri P2MI Mukhtarudin akan menggelar rapat dengan para duta besar, untuk membahas mengenai prospek penempatan PMI dan persiapan pemberangkatan PMI lulusan SMK dan SMA.

Mulai April 2026, pemerintah akan mengirimkan pekerja migran Indonesia terampil ke Jepang, Korea, Eropa, Amerika, dan berbagai negara lainnya dengan bidang pekerjaan yang ditawarkan meliputi welder, hospitality, dan tenaga kesehatan.

Baca juga: BP3MI Kepri petakan lulusan SMA/SMK untuk kerja di luar negeri

Baca juga: Menteri PPMI: Pahami cara bekerja di luar negeri sebelum penempatan

"Target minimal 300 ribu sampai 500 ribu pekerja migran. Insya Allah mulai April, Juni, Juli, September mulai siap memberangkatkan tenaga kerja terampil ke berbagai negara," kata Muhaimin Iskandar.

Menurut dia, peluang PMI bekerja di luar negeri sangat besar. "Potensi market-nya memang sangat besar dan bagus. Gajinya tinggi, jaminan sosial, asuransinya juga bagus, sehingga peluang itulah yang akan kita dorong," kata Muhaimin Iskandar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Aspal Berlubang dan Amblas, Kondisi Jalan di Cipendawa Bikin Macet
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolda Jatim Tekankan Deteksi Dini dan Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global.
• 12 menit lalutvrinews.com
thumb
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
• 8 jam lalusuara.com
thumb
1,22% Orang di Indonesia Pengguna Vape, Paling Banyak di Bali dan Kaltim
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kurangi Modal, Merdeka Gold (EMAS) Hapus 1,44 Miliar Saham Hasil Buyback
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.