Bappenas: Perluasan akses keuangan harus jamin keamanan masyarakat

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Banjarmasin (ANTARA) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan perluasan akses keuangan bagi masyarakat harus dibarengi dengan jaminan keamanan layanan dan literasi agar memberikan dampak nyata pada kesejahteraan nasional.

Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Rosy Wediawaty dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa, mengatakan bahwa akses keuangan merupakan instrumen strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), namun pemanfaatan harus dipastikan aman dan produktif.

"Perluasan akses keuangan merupakan langkah awal, bukan tujuan akhir. Tantangan ke depan adalah memastikan masyarakat mampu menggunakan layanan keuangan secara aman, produktif, dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Rosy, Roadmap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menjadi kunci untuk memastikan setiap rupiah anggaran publik yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas ekonomi warga.

“Sinergi lintas sektor melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat mendesak untuk mempercepat penetrasi akses tersebut,” ucapnya.

Baca juga: Kepala BRIN: Inovasi daerah jadi kunci peningkatan daya saing nasional

Bappenas mendorong optimalisasi peran OPD mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan UMKM, agar intervensi pemerintah tidak hanya berhenti pada pembukaan akses, tetapi juga perlindungan konsumen dan keberlanjutan ekonomi.

Ia menekankan sinergi multi-pihak melalui TPAKD menjadi kunci agar setiap intervensi dan anggaran publik benar-benar berdampak nyata pada kesejahteraan keuangan masyarakat dalam mendukung pencapaian target RPJPN.

“Integrasi layanan keuangan yang aman sangat krusial bagi kelompok rentan, termasuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, guna menciptakan ekosistem keuangan inklusif yang resiliensi terhadap risiko ekonomi masa depan,” ujar Rosy Wediawaty.

Baca juga: Indonesia-Switzerland Cooperation Programme 2025-2028 diluncurkan




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tak Gentar, AS Tak Mundur: Dunia Menahan Napas 
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Quotes yang Akan Membantu Kamu Bersemangat Mengejar Tujuan Hidup
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mudik Aman Berbagi Cinta 2026, Program Mudik dan Balik Gratis Pemkab Jember 
• 9 jam lalurealita.co
thumb
Foto: Sulap RPTRA Jadi Tempat Pesantren Kilat Ramadan Untuk Anak
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Miris! Anak Meninggal dengan Luka Bakar Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Pesan Buya Yahya Tegas soal Peran Ibu Sambung
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.