Kadis PUPR Banten Klaim Jalan Berlubang TKP Kecelakaan Ojek Sudah Diperbaiki

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan Jalan Raya Labuan nomor 7 di Kecamatan Pandeglang yang rusak dalam perbaikan. Jalan tersebut merupakan lokasi kecelakaan tukang ojek pangkalan yang menewaskan penumpangnya.

Kecelakaan itu terjadi pada Selasa (27/1). Saat itu Al Amin Maksun (43 tahun), tukang ojek pangkalan mengalami kecelakaan karena berupaya menghindari lubang di Jalan Raya Labuan nomor 7. Akibatnya penumpang ojek itu, Khairi Rafi, siswa SDN 1 Pandeglang, meninggal dunia karena terpental ke badan jalan dan terlindas mobil yang datang dari arah belakang.

Menurut Arlan, pekerjaan pemeliharaan sudah berlangsung sejak 16 Januari 2026. Namun pekerjaan itu sempat berhenti karena faktor cuaca.

"Sempat dihentikan 22-28 Januari karena hujan terus menerus. Karena perbaikan jalan tidak akan optimal jika tetap dipaksakan saat kondisi cuaca tidak mendukung," kata Arlan dihubungi wartawan, Selasa (24/2).

Arlan mengaku, petugas telah memasang sejumlah rambu peringatan di titik-titik jalan yang sedang diperbaiki, termasuk di lokasi terjadinya kecelakaan tersebut.

"Selama dihentikan pada titik-titik pembongkaran aspal yang belum dilapis ulang telah dipasangi rambu-rambu, cone dan cross line sebagai upaya pengamanan jalan," ujarnya.

Bahkan kata Arlan, proses perbaikan kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca membaik pada 29-30 Januari 2026 di ruas Jalan Raya Labuan dan saat ini telah rampung dikerjakan.

"Tapi biasanya kerusakan terjadi lagi karena masih musim hujan," tutur Arlan.

Pantauan kumparan pada Selasa (24/2), masih terdapat lubang di lokasi kecelakaan Al Amin. Lubang tersebut ditandai dengan cat semprot berwarna putih. Terdapat peringatan bertuliskan "Hati-hati Jalan Berlubang, Kurangi Kecepatan".

Tak hanya itu, kondisi jalan di sekitar TKP yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten itu pun tampak bergelombang dengan sejumlah lubang di beberapa bagian. Termasuk bahu jalan arah Labuan menuju Alun-alun Pandeglang yang medannya menanjak.

Kecelakaan karena Jalan Berlubang

Kasus ini menjadi viral setelah Al Amin menjadi tersangka karena dianggap lalai , tapi kemudian dibantah polisi, dan menggugat pemerintah daerah atas jalan berlubang yang membuatnya celaka itu.

Kecelakaan terjadi saat Al Amin mengantarkan Khairi ke rumahnya di Kecamatan Ciekek usai pulang sekolah dari SDN 1 Pandeglang yang berlokasi di sekitar Alun-Alun Pandeglang.

Khairi meninggal dunia setelah terlindas ambulans Desa Siaga, sementara Al Amin mengalami luka-luka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Otto Hasibuan Ungkap 2 Prinsip yang Harus Dipegang Calon Advokat
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Klasemen Liga Inggris Pekan ke-27: Posisi Tiga Besar dan Tiga Terbawah tak Bergeser
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Tugas Memerintahkan Keluarga untuk Sholat
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gol Benjamin Sesko Antar Manchester United Kembali ke Empat Besar Usai Tundukkan Everton
• 14 jam lalupantau.com
thumb
[FULL] Pemimpin Kartel Tewas, Seberapa Kuat Pengaruh Narkoba di Meksiko?
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.