Menteri PPPA Dorong Polri Usut Tuntas Kasus Meninggalnya Nizam Safei di Sukabumi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, mendorong polisi segera mengusut tuntas kasus kematian remaja laki-laki bernama Nizam Safei (13) di Sukabumi, Jawa Barat. Nizam diduga tewas akibat dianiaya ibu tirinya, TR (47).

Menurutnya, pihak kepolisian baru saja membentuk Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditsatres PPA dan PPO), sehingga seharusnya tidak ada lagi celah bagi pelaku kekerasan terhadap anak dan perempuan lolos dari jeratan hukum.

"Saya pikir Polri mempunyai komitmen yang luar biasa. Akhir Januari kemarin baru saja di-launching Ditres dan Satres PPA dan PPO. Ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian, aparat penegak hukum, mempunyai komitmen yang luar biasa bagaimana melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan bersama-sama," katanya saat di Bali, Selasa (24/2).

Arifatul mendorong polisi segera memeriksa TR untuk mengusut kasus ini.

"Oh iya, TR harus diperiksa polisi," katanya.

Arifatul mengaku belum bertemu dengan TR. Namun, kasus ini telah ditangani oleh unit PPA daerah setempat. Proses penanganan saat ini telah memasuki tahap penjangkauan terhadap terduga pelaku.

"Jadi, kasus yang di Sukabumi dan kasus-kasus lainnya tentu kita punya unit pelaksana teknis di daerah, teman-teman yang akan mengoordinasikan, melihat kasusnya, kemudian melakukan penjangkauan, pendampingan, dan hingga terminasi," sambungnya.

Nizam meninggal dunia dengan wajah lecet dan sejumlah luka bakar di tubuhnya. Sebelum meninggal, Nizam sempat dibawa berobat di Puskesmas terdekat. Dokter Puskesmas Jampangkulon, Adi Yusuf, menjelaskan bahwa pada 6 Februari 2026, Nizam sempat berobat dengan keluhan panas, batuk, dan pilek.

Isu dugaan penganiayaan pun sempat mencuat di tengah masyarakat, termasuk kabar bahwa korban diduga mengalami kekerasan serius oleh orang tua tiri. Ibu tiri korban, TR (47), pun membantah tudingan bahwa dirinya menganiaya Nizam hingga menyebabkan luka dan kematian. Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut masih dalam proses pendalaman dan belum dapat disimpulkan sebelum hasil autopsi keluar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek oleh ‘Tim 8’ di Kasus Sudewo
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Suspensi Saham PLAN Dibuka Usai Lunasi Biaya Listing Fee
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Pemulihan Pascabencana Dipacu Jelang Idulfitri
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Bikin Everton Keok, Manchester United Kembali Masuk 4 Besar Klasemen
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pangkas Birokrasi, Kementerian Investasi Beri Kemudahan Izin Lokasi Mandiri bagi Usaha Mikro
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.