Pertarungan merebut Trofi King Kahekili akan dimulai di tengah rapatnya hutan tropis Air Terjun Kroya, Buleleng. Setelahnya, Tebing T-Rex di Pantai Kelingking Nusa Penida, Klungkung, akan menjadi saksi laga puncak yang penuh adrenalin, di mana para atlet akan meloncat secara akrobatik ke perairan Samudera Hindia dengan panorama tebing yang eksotis.
“Red Bull Cliff Diving telah membawa kami ke berbagai perairan eksotis di segala penjuru dunia, dari tebing-tebing yang indah sampai kolam-kolam alami yang tersembunyi. Yang membuat Indonesia istimewa adalah, lebih dari sekadar panorama yang menakjubkan, negara ini juga menawarkan keindahan budaya yang saya yakini akan memperkaya pengalaman cliff diving kami,” ujar Rhiannan Iffland, juara dunia Red Bull Cliff Diving World Series untuk tujuh tahun beruntun.
Red Bull Cliff Diving World Series 2026 akan diikuti oleh 24 atlet cliff diving pria dan wanita kelas dunia dari berbagai negara seperti Australia, Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Romania, Meksiko, dan lain-lain. Selain Rhiannan Iffland, sejumlah nama tenar akan turut berlaga di series Bali, di antaranya Gary Hunt, legenda Red Bull Cliff Diving dengan torehan 80 podium dalam 104 kompetisi, dan Constantin Popovici, peraih rekor skor tertinggi dalam sejarah kompetisi. Baca juga: Sepatu Baru New Balance jadi Favorit Pelari Urban Para atlet tersebut akan berlomba menampilkan teknik akrobatik terbaik mereka dari tebing setinggi 27 meter (kategori pria) dan 21 meter (kategori wanita), hampir 3 kali lipat lebih tinggi daripada loncat indah Olimpiade, dengan kecepatan jatuh sekitar 85 km/jam.
Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra turut menegaskan, “Ajang ini sekaligus menjadi tonggak bagi Indonesia, khususnya Bali, agar terus mengembangkan wisata olahraga alam sebagai daya tarik pariwisata negeri ini. Pulau Dewata siap menyuguhkan pengalaman luar biasa untuk para atlet dan seluruh kru Red Bull Cliff Diving yang datang dari berbagai penjuru dunia.”
Red Bull juga telah menggandeng TNI Angkatan Laut (AL) sebagai mitra strategis ajang olahraga ekstrem kelas dunia ini. Dukungan dari TNI AL akan mencakup berbagai aspek teknis, operasional, dan keamanan pada fase persiapan maupun hari H kompetisi, memastikan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





