SLEMAN, KOMPAS - Aksi yang dilakukan sekelompok massa di Markas Kepolisian Daerah DI Yogyakarta, Selasa (24/2/2025) malam, berujung pada kericuhan. Kericuhan terjadi setelah munculnya kelompok massa lain yang mengejar massa yang melakukan aksi di depan Markas Polda DIY.
Berdasarkan pantauan Kompas, pada Selasa sekitar pukul 19.45 WIB, awalnya sebagian massa yang melakukan aksi di depan Markas Polda DIY melakukan shalat gaib di jalan ring road utara depan markas tersebut. Shalat gaib itu kemudian dilanjutkan dengan Shalat Isya.
Sementara itu, sebagian massa lain masih berkumpul di depan Markas Polda DIY. Setelah Shalat Isya selesai, salah seorang perwakilan massa yang mengikuti shalat gaib memberikan keterangan kepada wartawan.
Perwakilan massa, Yazi, mengatakan, shalat gaib itu dilakukan untuk mendoakan para korban kekerasan yang dilakukan oleh kepolisian. Selain itu, massa juga memanjatkan doa untuk para korban penangkapan polisi dalam berbagai aksi demonstrasi.
"Semoga mereka (para korban yang meninggal dunia) tenang di alam sana dan semoga para polisi bisa sadar bahwa yang mereka lakukan itu salah," ujar Yazi.
Yazi menambahkan, massa juga berharap kepolisian melakukan reformasi agar tidak ada lagi aksi kekerasan yang semena-mena kepada masyarakat. Dia menyebut, polisi seharusnya hadir sebagai pelindung masyarakat, bukan pelaku kekerasan.
"Tidak boleh lagi ada korban yang timbul dari rakyat. Kita berharap, dengan aksi ini, polisi akan sadar dan melakukan reformasi," tuturnya.
Menurut Yazi, massa yang melakukan aksi tersebut merupakan bagian dari masyarakat yang resah dengan aksi kekerasan yang dilakukan kepolisian. "Kami mengutuk kekerasan oleh polisi. Kami adalah masyarakat yang resah dengan kelakuan para polisi," ujarnya.
Saat proses wawancara itu belum sepenuhnya selesai, terjadi kericuhan. Sekelompok massa lain tampak mengejar massa yang melakukan aksi. Massa yang melakukan aksi pun kemudian menjauh dari Markas Polda DIY.
Para peserta aksi tersebut kemudian bergeser ke arah barat dan berkumpul di dekat salah satu pusat perbelanjaan di ring road utara. Namun, tak lama kemudian muncul sejumlah orang yang berteriak-teriak dan meminta massa aksi tersebut bubar.
Berdasarkan pantauan Kompas, sekitar pukul 20.30, peserta aksi telah membubarkan diri. Arus lalu lintas di jalan ring road utara pun di sekitar Markas Polda DIY kembali lancar.




