CIREBON, DISWAY.ID-- Jika di banyak tempat shalat tarawih rata-rata berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam, di Masjid Nurul Ikhsan justru bisa berlangsung selama tiga jam.
Betapa tidak, bacaannya tiga juz Alquran setiap malam.
BACA JUGA:Menteri PPPA Minta Oknum Polisi Penganiaya Siswa di Tual hingga Tewas Dihukum Berat
BACA JUGA:Alumni LPDP Harus Pulang, Bukan Soal Mencari Kerja tapi Kontribusi Nyata untuk Negeri
Usai Azan Isya berkumandang, warga berbondong-bondong memadati masjid. Lantunan ayat suci Alquran menggema panjang, menciptakan suasana khusyuk yang menenangkan.
Di sinilah tarawih dilaksanakan sebanyak 23 rakaat dengan bacaan tiga juz Alquran setiap malamnya.
Untuk menjaga kekhusyukan dan stamina, pelaksanaan tarawih pun dipimpin oleh lima imam yang bertugas digilir secara bergantian.
Mereka merupakan para santri dan kiai hafidz Alquran yang sudah terbiasa melantunkan ayat-ayat suci dengan tartil dan penuh penghayatan.
BACA JUGA:Tercatat 70 Persen Sungai Tercemar, Pemerintah Hadirkan Terobosan ‘Warung Jamu’
BACA JUGA:Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per Bulan
Pendiri Masjid Nurul Ikhsan, Ikhsan Abdullah mengatakan untuk menunjang kelancaran ibadah, pengurus Masjid Nurul Ikhsan menyiapkan lima imam yang bertugas secara bergantian memimpin Salat Tarawih.
“Masing-masing imam membaca satu bagian Alquran sehingga dalam satu malam khatam tiga juz, " ujar Ikhsan, Selasa (24/2/2026).
Dia menjelaskan, lamanya durasi tarawih membuat sebagian jamaah, khususnya yang berusia lanjut, memilih beristirahat sejenak dengan duduk atau berbaring di sela-sela pelaksanaan salat.
Meski demikian, banyak jamaah tetap memilih mengikuti tarawih di masjid tersebut karena dinilai lebih khusyuk dan menenangkan.
“Kalau lansia biasanya banyak yang istirahat. Tapi ada juga yang sanggup sampai selesai," terangnya.
- 1
- 2
- »




