IWIP, Weda Bay Nickel, dan Tenant Perkuat Budaya K3 sebagai Pondasi Kerja Aman dan Berkelanjutan

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN), seluruh tenant, serta perusahaan usaha jasa pertambangan di kawasan industri Weda Bay, Maluku Utara, terus memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama dalam menjalankan operasional industri.

Penerapan budaya K3 ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga keselamatan pekerja di setiap aktivitas industri.

General Manager Health, Safety & Environment (HSE) Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Kepala Teknik Tambang PT Weda Bay Nickel (WBN) Iwan Kurniawan, mengatakan penguatan budaya K3 ini juga sejalan dengan lima strategi pembangunan budaya K3 yang dicanangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Adapun, lima strategi tersebut meliputi edukasi dan pelatihan, keterlibatan pekerja, perbaikan sistem serta pemanfaatan teknologi keselamatan, penegakan aturan melalui inspeksi berkala, serta kepemimpinan yang berkomitmen.

Iwan mengatakan, IWIP, WBN, dan tenant menjadikan Bulan K3 Nasional 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat kesadaran dan disiplin keselamatan kerja di seluruh lini operasional.

Iaenekankan bahwa budaya K3 hanya dapat dibangun melalui konsistensi penerapan dan keterlibatan aktif seluruh pihak.

“Budaya K3 dibangun melalui penerapan yang konsisten dan partisipasi seluruh pihak. Momentum Bulan K3 Nasional kami manfaatkan untuk memperkuat kesadaran risiko, disiplin kerja, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan di lingkungan kerja,” ujar Iwan.

Selama Bulan K3 Nasional Tahun 2026, yang berlangsung sejak 8 Januari hingga 14 Februari 2026, IWIP, WBN, dan tenant menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman K3 secara aplikatif. 

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi seminar kesehatan bertema Membangun Gaya Hidup Sehat Jantung di Lingkungan Industri, program donor darah, serta berbagai tantangan keselamatan kerja seperti Job Safety Analysis (JSA) Challenge, Defensive Driving Challenge, lomba penerapan 5R (5S), Safety Talk interaktif, Mini Search and Rescue Challenge, hingga lomba penulisan artikel dan produksi video animasi bertema K3.

Iwan menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya ditujukan sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai media pembelajaran bersama dan evaluasi praktik keselamatan di lapangan. Pendekatan partisipatif ini memungkinkan pekerja dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta memahami langkah pencegahan yang tepat.

“Setiap orang memiliki peran dalam menjaga keselamatan di lingkungan kerja,” tambahnya. 

Ke depan, IWIP dan WBN akan terus memantau dan mengevaluasi penerapan K3, memastikan budaya kerja aman selalu sejalan dengan kebutuhan operasional dan standar industri. Komitmen berkelanjutan ini merupakan wujud dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan mendukung keberlanjutan industri nasional, sekaligus menjaga keselamatan setiap pekerja di seluruh aktivitas operasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Transfer Data Lintas Negara, Legislator Singgung Amanat UU PDP Bentuk Lembaga
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Rekomendasi Bukber di BSD: Cicipi Tendon Legendaris Jepang, Cocok Buat Menu Buka Puasa
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
240 Nama Bayi Perempuan Islam Huruf S Bermakna Indah dan Modern
• 17 jam lalutheasianparent.com
thumb
Sidang Nadiem Makarim, JPU Dalami Penggunaan Layanan Google di Gojek
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
[Full] Dirut KAI Buka-bukaan soal Tuntaskan Insiden, Genjot Inovasi dan Mudik Aman
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.