Broken Home Jadi Motivasi: Kisah Qeis, Hafiz Muda dari Bogor

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Seorang remaja asal Bogor, Jawa Barat (Jabar), Qeis Ann Ubaydilla, membuktikan kemampuannya dalam menghafal Al-Qur’an. Ujian keluarga yang ia alami justru menjadi motivasi baginya untuk semakin mendekatkan diri pada Al-Qur'an.

Di saat anak remaja lainnya sibuk mencari jati diri, ia justru memilih mencari makna hidup melalui Al-Qur'an. Di usianya yang baru menginjak 17, Qeis telah menghafal tujuh juz Al-Qur'an. Qeis mengungkapkan menghafal bukan hanya sekadar prestasi saja, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab sebagai seorang laki-laki. 

"Sekitar 2021-2022 tuh tiba-tiba terbesit dalam pikiran kalau sekolah gini-gini aja nggak ada yang didapat. Sehingga saya terpikir untuk coba menghafal Al-Qur'an. Seorang laki-laki tidak hanya dituntut tentang materinya, tetapi ketika dia berada di suatu lingkungan atau bahkan dia berumah tangga harus kuat dalam ilmunya," ungkap Qeis, dikutip dari Newsline, Metro TV, Selasa, 24 Februari 2026.

Dua tahun setelah mengambil keputusan besar tersebut, keluarga Qeis menghadapi ujian baru berupa perceraian orang tuanya. Namun, tantangan tersebut justru menjadi sumber motivasi baginya untuk terus maju.
  Baca Juga: Kisah Inspiratif Sarah, Menebarkan Semangat Menghafal Al-Qur'an Melalui Ekskul
Qeis merupakan siswa kelas 12 di MA Nurul Qur’an Gunung Putri, Bogor, Jabar. Sekolah tersebut menjadikan pendidikan agama sebagai pondasi utama para siswa. Sejak pagi, para siswa terbiasa dengan zikir, tilawah, dan murajaah sehingga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan sehari-hari. Lingkungan inilah yang membantu Qeis akhirnya menjaga istiqamah dan menguatkan hafalannya.

"Kami berupaya memadukan antara ilmu dan amal. Dengan kemampuan hafalan Al-Qur'annya, Qeis kami dorong untuk mengamalkan ilmunya agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Salah satunya dengan menjadi imam di beberapa masjid dekat sekolah," ungkap Kepala Sekolah MA Nuurul Qur'an, Ustaz Abdullah Mizan.

Perjalanan Qeis menjadi seorang hafiz Qur'an tidak terlepas dari doa sang ibu. Sejak kecil, Qeis telah menunjukkan minat besar pada Al-Qur'an dan sang ibu menjadi saksi proses hafalannya serta terus memberikan dorongan bagi Qeis agar lebih dekat dengan Al-Qur'an.

"Ini (Qeis) anak pertama laki-laki, alhamdulillah sampai dengan saat ini saya bangga dengan kakak, dengan prestasi yang dia raih yang terutama bisa menghafal Al-Qur'an dengan baik," ungkap Ibunda Qeis, Agnes Ermita Savitri.

Dengan dukungan penuh dari sekolah dan keluarga, Qeis terus konsisten menjaga langkahnya. Ia juga menargetkan dapat menyempurnakan hafalan 30 juz Al-Qur'an sebelum usia 20 tahun. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi I DPR Imbau WNI di Meksiko Waspada dan Ikuti Arahan Resmi KBRI
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Eks Menag Yaqut Hadiri Sidang Praperadilan Korupsi Kuota Haji, KPK Absen
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Bos LPS Tak Sepakat UUS Wajib Spin Off, Ini Alasannya
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Iran 22–23 Februari: Demonstrasi Membesar, Ledakan Misterius Guncang Teheran, Sinyal Perang Menguat
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.