Menpan-RB: Tak Semua ASN Bisa jadi Komcad, Ada Persyaratannya

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan tidak semua aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia bisa menjadi komponen cadangan (komcad).

“Tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang, bahkan dari Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya. Jadi, tidak semuanya. Ada persyaratannya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, dikutip Rabu, 25 Februari 2026.

Baca Juga :
Pemerintah Isyaratkan Buka 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fresh Graduate Diutamakan
160 Ribu Formasi CPNS Bakal Dibuka? Begini Kata Menpan-RB

Lebih lanjut dia menjelaskan bila ada ASN yang secara sukarela mau menjadi komcad, maka tetap perlu memenuhi sejumlah persyaratan.

“Untuk sukarela, kalau dia enggak memenuhi syarat juga enggak bisa, gitu,” katanya.

Di sisi lain, kata dia, bila ASN tersebut memenuhi persyaratan untuk menjadi komcad, maka akan diminta ikut pelatihan sekitar 30-45 hari.

Sementara itu, dia mengatakan keikutsertaan ASN untuk menjadi komcad telah diimbau oleh Kementerian PANRB dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komcad dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara.

SE tersebut ditandatangani oleh Tjahjo Kumolo selaku Menteri PANRB pada saat itu.

“Memang sudah ada SE Menteri PANRB di tahun 2021 ya. Nomor berapa itu saya lupa. Saya ingat menteri waktu itu almarhum Pak Tjahjo Kumolo. Jadi, komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan untuk kaitannya dengan bela negara,” katanya.

Sebelumnya, pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai komcad.

Menhan mengatakan para ASN tersebut berusia sekitar 18-35 tahun, dan akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.

Pada 10 Februari 2026, Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pendidikan dasar untuk 4.000 ASN kemungkinan dilaksanakan pada April 2026.

Sementara pada 11 Februari 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD siap memfasilitasi pendidikan bagi 4.000 ASN tersebut. (Ant)

Baca Juga :
Soal Pencairan THR Bagi ASN/PNS, TNI, dan Polri, Purbaya: Minggu Pertama Puasa!
Ini Aturan dan Jam Kerja ASN Pemprov Jakarta Selama Bulan Ramadhan
Menpan RB Pastikan ASN Bakal Nyaman Tinggal di IKN karena Hal Ini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapala Emas 2026: Pala Fakfak Jadi Investasi Masa Depan Masyarakat
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Profil dan Riwayat Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas, Penerima LPDP Kini Menjabat CEO
• 4 jam laludisway.id
thumb
KPK Duga Sudewo Atur Proyek di Kabupaten Pati Lewat Tim Delapan
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Bukan Sekadar Gaya, Ini Kunci Nyaman saat Ramadan untuk Perempuan Berhijab
• 4 jam laluherstory.co.id
thumb
IHG Hotels & Resorts Perkenalkan Brand Koleksi Premium Baru, Noted Collection
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.