Pramono Wajibkan Pembangunan Lapangan Padel Harus Kantongi Izin Teknis Dispora

rctiplus.com
9 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan syarat awal untuk pengusaha yang ingin membangun lapangan padel baru. Pengusaha harus lebih dulu mengantongi izin teknis dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebelum membangun lapangan padel.

"Yang paling penting adalah untuk pembangunan lapangan padel berikutnya yang baru, harus mendapatkan persetujuan izin teknis awal dari Dinas Pemuda dan Olahraga," kata Pramono, Rabu (25/2/2026).

Izin teknis dari Dispora ini akan menjadi acuan untuk para pengusaha yang ingin berbisnis lapangan padel. Agar pembangunan lapangan padel juga tidak dilakukan secara sembarangan.

Baca juga: Pramono Tertibkan Jam Operasional Lapangan Padel di Permukiman Warga

"Supaya ini menjadi acuan sehingga tidak serta-merta semua orang yang ingin bangun lapangan padel itu bisa membangun lapangan padel di Jakarta," ucapnya.Dalam hal pembagunan lapangan padel baru, Pramono juga telah memutuskan tidak akan memberikan perizinan pembangunan di area pemukiman warga. Lapangan padel baru hanya diizinkan berdiri di area komersil.

"Untuk lapangan padel sudah diputuskan, perizinan baru untuk pembangunan atau lapangan padel tidak diperbolehkan di zona perumahan. Semuanya harus di zona komersial untuk yang baru," tuturnya.

Lihat video: Lapangan Padel Bising Bikin Warga Pusing, Pramono Buka SuaraSaat ini Pemprov DKI Jakarta pun akan menelusuri kelengkapan perizinan 397 lapangan padel di Ibu Kota. Ratusan lapangan padel yang akan ditelusuri terancam ditutup bila tidak memiliki dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). "Lapangan padel yang tidak memiliki PBG dilakukan penghentian kegiatan, pembongkaran, dan pencabutan izin usaha," ucapnya.

Di sisi lain, bagi lapangan padel yang telah memiliki PBG namun berada di kawasan perumahan, Pemprov DKI Jakarta tetap mengizinkan operasional kegiatan dilanjut. Tapi dengan catatan, operasionalnya hanya sampai pukul 20.00 WIB.

Dalam kasus tersebut, Pramono juga meminta Wali Kota untuk berdiskusi dengan warga perihal operasional jam buka dan tutup lapangan padel di perumahan.

"Wali Kota, Camat, dan sebagainya untuk mengadakan negosiasi dengan warga dan memberikan batas waktu maksimum boleh digunakan oleh apa, pengelola lapangan padel tersebut tidak boleh lebih dari jam 8 malam," ucapnya.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beredar undangan pernikahan Virgoun di bulan Ramadan, ini profil calon pengantinnya
• 17 jam lalubrilio.net
thumb
Alasan Joko Anwar Pilih Lagu Cicak-cicak di Dinding untuk Film Ghost In The Cell
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kunjungan ke Yordania, Prabowo Bakal Temui Raja Abdullah II Hari Ini
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Berhasil Tembus Babak 16 Besar Dubai Tennis Championships 2026, Janice Tjen Melesat Duduki Ranking ke-36 Dunia
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Momentum Ramadan Masyarakat Diimbau Indahkan Kamtibmas
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.