Alasan PT Agrinas Pangan Nusantara melakukan impor pikap India menjadi salah satu berita populer pembaca kumparanOTO, Selasa (24/2).
Kemudian komentar keras Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) soal impor pikap India Agrinas, serta mengenal inovasi teknologi BYD untuk Indonesia.
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.
Dirut Agrinas: Impor Pikap Karena Industri Lokal Tak Mampu Penuhi KebutuhanPT Agrinas Pangan Nusantara menjelaskan keputusannya mengimpor 105.000 unit pikap dari India karena industri otomotif lokal dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan volume besar program Koperasi Desa Merah Putih.
IATO: Kontrak Pikap Rp 24,6 T ke Luar Negeri Sama dengan Ekspor Lapangan KerjaIkatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) secara tegas menolak rencana impor 105.000 unit pikap oleh Agrinas, menyatakan bahwa industri otomotif nasional memiliki kapasitas produksi memadai hingga 1 juta unit per tahun yang masih belum optimal.
Teknologi Jadi Fondasi, Strategi BYD Bikin Mobil Listrik Relevan Dipakai HarianBYD menempatkan teknologi sebagai fondasi utama dalam menciptakan mobil listrik yang relevan untuk penggunaan harian, fokus pada inovasi yang terasa manfaatnya langsung bagi konsumen di Indonesia.





