BEI menyoroti pembentukan entitas anak baru, emiten sarang burung walet (RLCO).
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti pembentukan entitas anak baru, emiten sarang burung walet PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO).
Manajemen Abadi Lestari menjelaskan, pembentukan PT Marinova Protein Internasional (MPI) tersebut dilakukan melalui anak usaha perseroan, PT Realfood Winta Asia (RWA).
"Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis perseroan sekaligus untuk memastikan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan," kata manajemen dalam jawaban kepada Bursa, Selasa (24/2/2026).
Menurut manajemen, struktur entitas yang terpisah dinilai penting agar pengembangan lini bisnis baru tidak mengganggu operasional utama yang telah dijalankan RLCO maupun RWA.
Secara lini produk, MPI akan memiliki diferensiasi yang jelas dibandingkan induk dan entitasnya. RWA tetap berfokus pada pengembangan produk berbasis bioaktif sarang burung walet.
Sementara itu, MPI diarahkan untuk mengembangkan produk kesehatan turunan perikanan, khususnya pemanfaatan bahan baku laut untuk nutrisi dan kesehatan.
Dengan perbedaan sumber bahan baku serta arah pengembangan produk tersebut, manajemen meyakini masing-masing entitas memiliki positioning yang berbeda di pasar, sekaligus membuka potensi ekspansi di segmen kesehatan berbasis protein laut.
Adapun nilai setoran modal RWA kepada MPI tercatat sebesar Rp999 juta. Dana tersebut bersumber dari hasil operasional RWA dan tidak berasal dari dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) RLCO.
"Perseroan memastikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham perseroan digunakan sebagaimana telah diungkapkan dalam prospektus," tutur manajemen.
(DESI ANGRIANI)





