Menteri Rini Tegaskan tidak Semua ASN Bisa Jadi Komcad

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini memastikan bahwa tidak semua aparatur sipil negara (ASN) bisa menjadi Komponen Cadangan (Komcad), karena ada persyaratan yang harus dipenuhi.

“Tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang, bahkan dari Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya. Jadi, tidak semuanya, ada persyaratannya,” kata Menteri Rini di Gedung KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2). 

BACA JUGA: Prabowo Bakal Umumkan THR ASN, TNI, dan Polri 2026

Menteri Rini menambahkan apabila ada ASN yang secara sukarela mau menjadi Komcad, maka tetap perlu memenuhi sejumlah persyaratan. “Untuk sukarela, kalau dia enggak memenuhi syarat juga enggak bisa, begitu,” ungkapnya.

Di sisi lain, lanjut dia, bila ASN tersebut memenuhi persyaratan untuk menjadi Komcad, maka akan diminta ikut pelatihan sekitar 30-45 hari.

BACA JUGA: Bupati dan Senator PFM: Perjuangan 5 Tahun 546 ASN Tambrauw Berbuah Manis

Lebih lanjut Rini menjelaskan bahwa keikutsertaan ASN menjadi Komcad telah diimbau oleh KemenPAN-RB dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komcad dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara. SE tersebut ditandatangani oleh Tjahjo Kumolo selaku menPAN-RB saat itu.

“Memang sudah ada SE Menteri PAN-RB di Tahun 2021 ya. Nomor berapa itu saya lupa. Saya ingat menteri waktu itu almarhum Pak Tjahjo Kumolo. Jadi, Komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan untuk kaitannya dengan bela negara,” katanya.

BACA JUGA: 4 Jenis Pendapatan ASN pada Maret 2026, PPPK Paruh Waktu Belum Jelas

Sebelumnya, pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai Komcad.

Menhan Sjafrie mengatakan para ASN tersebut berusia sekitar 18-35 tahun, dan akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.

Pada 10 Februari 2026, Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pendidikan dasar untuk 4.000 ASN kemungkinan dilaksanakan pada April 2026.

Pada 11 Februari 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD siap memfasilitasi pendidikan bagi 4.000 ASN tersebut. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sesalkan Penahanan Guru Honorer, Komisi III: Jaksa Harus Pedomani KUHP Baru
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Babe Haikal: Produk AS Wajib Sertifikasi Halal, Tidak Ada yang Dirahasiakan
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Kasus TPPO di Maumere, KDM Fasilitasi Korban Diperiksa sebagai Saksi
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Peringatan Dini BMKG: Banjir Mengintai Sejumlah Daerah di Sulsel, Rabu 25 Februari 2026! Termasuk Makassar, Cek Lokasi Lainnya
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Menteri PPPA ingin KMP jadi wadah konsultasi korban kekerasan
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.