Meski sama-sama mengusung teknologi modern, LED dan BiLED memiliki karakteristik, fungsi, serta keunggulan yang berbeda. Bengkel Berkat Jaya Manunggal (BJM) kemudian memberikan penjelasan mengenai kedua teknologi kedua lampu ini, sehingga sobat medcom bisa memutuskan melakukan penggantian lampu utama mobil dengan tepat. Mengenal Lampu LED Mobil LED (Light Emitting Diode) merupakan teknologi pencahayaan berbasis semikonduktor yang mampu menghasilkan cahaya terang dengan konsumsi daya relatif rendah. Pada kendaraan, lampu LED tidak hanya digunakan sebagai lampu utama, tetapi juga diaplikasikan pada lampu rem, lampu sein, hingga foglamp.
Keunggulan utama LED terletak pada efisiensi energi dan usia pakai yang panjang, bahkan bisa mencapai puluhan ribu jam. Cahaya putih yang dihasilkan juga memberikan tampilan modern pada mobil. Baca Juga:
Jangan Tunggu Momen Mudik, Servis Kendaraan Sekarang!
Namun demikian, sebaran cahaya LED cenderung kurang merata jika tidak didukung reflektor atau housing yang sesuai. Dalam kondisi hujan deras atau berkabut, warna cahaya putih LED juga terkadang kurang optimal dalam menembus kabut. Dari sisi harga, LED lebih mahal dibandingkan lampu halogen konvensional, meski masih tergolong ekonomis dibanding sistem proyektor. Mengenal Lampu BiLED Mobil BiLED merupakan pengembangan dari teknologi LED yang menggabungkan chip LED dengan lensa proyektor dalam satu unit. Istilah “Bi” merujuk pada dua fungsi sekaligus, yakni lampu dekat (low beam) dan lampu jauh (high beam) dalam satu modul.
Keunggulan utama BiLED terletak pada distribusi cahaya yang lebih fokus dan presisi. Dengan bantuan lensa proyektor, cahaya memiliki cutoff yang jelas sehingga tidak menyilaukan pengendara dari arah berlawanan. Karakter ini membuat BiLED lebih nyaman digunakan untuk perjalanan malam hari atau jalan minim penerangan.
Dari sisi desain, proyektor BiLED juga memberikan kesan lebih modern dan premium. Namun, biaya pembelian dan pemasangan relatif lebih tinggi. Instalasinya membutuhkan penyesuaian housing lampu, dan jika terjadi kerusakan, biaya perbaikannya juga lebih mahal karena melibatkan sistem proyektor. Baca Juga:
Hyundai Ioniq 5 N, Cuma Rp1,3 Miliar Punya Supercar Listrik! Perbedaan LED dan BiLED Secara Teknis Secara teknologi, LED memancarkan cahaya langsung dari chip semikonduktor. Sementara itu, BiLED menggunakan chip LED yang dikombinasikan dengan lensa proyektor untuk mengatur distribusi cahaya agar lebih terarah.
LED umumnya digunakan untuk satu fungsi pencahayaan, baik lampu dekat maupun lampu jauh secara terpisah. Sebaliknya, BiLED mengintegrasikan keduanya dalam satu unit.
Dari sisi instalasi, LED lebih fleksibel dan mudah dipasang sebagai pengganti lampu standar tanpa banyak modifikasi. BiLED membutuhkan ruang lebih dan proses pemasangan yang lebih kompleks. Dalam hal harga, LED lebih terjangkau, sedangkan BiLED berada pada segmen menengah hingga premium. Mana yang Lebih Baik? Pemilihan LED atau BiLED sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan kendaraan. LED cocok untuk penggunaan harian di area perkotaan dengan penerangan jalan memadai. Efisiensi daya dan kemudahan pemasangan menjadi nilai tambahnya. Baca Juga:
Alva Raih Sertifikat INDI 4.0, Kesiapan Smart Manufacturing dan Transformasi Digital
Sementara itu, BiLED lebih ideal bagi pengendara yang sering melintasi jalan gelap atau melakukan perjalanan jarak jauh pada malam hari. Distribusi cahaya yang lebih fokus dan aman menjadi keunggulan utama, meski memerlukan investasi lebih besar.
Dengan mempertimbangkan kondisi penggunaan, anggaran, serta kebutuhan visibilitas, sobat medcom dapat menentukan pilihan pencahayaan yang paling sesuai untuk kendaraan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





