JAKARTA – Tentara Israel menembakkan lebih dari 900 peluru ke konvoi kendaraan darurat yang bertanda jelas di Rafah pada tahun 2025, menewaskan 15 pekerja bantuan Palestina, menurut penyelidikan independen. Beberapa korban dalam serangan tersebut ditembak dari jarak dekat.
Serangan itu terjadi pada 18 Maret 2025 di daerah Tal as-Sultan, Gaza selatan, tempat tim tanggap darurat setempat dikirim untuk mengevakuasi warga sipil yang terluka. Lima belas pekerja bantuan Palestina tewas, termasuk petugas medis dari Palang Merah Palestina dan anggota Pertahanan Sipil.
Para korban bepergian dengan lima ambulans dan satu truk pemadam kebakaran, semuanya bertanda jelas dan beroperasi dengan lampu darurat, ketika mereka dihujani tembakan terus-menerus, menurut laporan yang dirilis Senin (23/2/2026) oleh lembaga penelitian independen Forensic Architecture dan kelompok investigasi audio Earshot.
Penyelidik merekonstruksi insiden tersebut menggunakan rekaman audio, citra satelit, rekaman video, dan kesaksian saksi. Beberapa korban dilaporkan “ditembak dengan gaya eksekusi dari jarak dekat.”



