Bisnis.com, JAKARTA - Stadion markas Manchester United, Old Trafford, untuk pertama kalinya mengumandangkan azan dalam momen Ramadan 1447 Hijriah.
Di tribune yang biasa bergemuruh oleh chant suporter, lantunan azan menggema khidmat di Stretford End, Selasa (24/2/2025) waktu setempat.
Sebagai salah satu stadion terbesar di dunia, Old Trafford membuktikan tak hanya menjadi rumah bagi sepak bola, namun juga ruang menjaga kebersamaan dan keberagaman.
Dalam rangkaian buka puasa bersama yang diinisiasi oleh komunitas Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC) bersama dengan pihak klub, Qari asal Inggris Ibrahim (Ibi) Idris didatangkan khusus untuk mengumandangkan azan.
"Manchester United x MUMSC Iftar 2026. Adhan at Old Trafford for the first time ever. Alhamdulillah," bunyi caption dalam unggahan akun @manutdmuslims.
Gema azan di Old Trafford menjadi momen spesial yang tidak terlupakan bagi suporter Manchester United dalam bulan Ramadan tahun ini.
Baca Juga
- Ini 10 Klub Olahraga Paling Menguntungkan di Dunia Beserta Pemiliknya pada 2026
- Pelatih Timnas Denmark yang Ikonik Sepp Piontek Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun
- Piala Dunia 2026: Profil Timnas Prancis, Skuad Bertabur Bintang Klub Ternama
Selain menjadi tonggak sejarah, kegiatan buka bersama ini menjadi bukti bahwa cinta pada klub dan nilai persaudaraan, khususnya suporter muslim, dapat berjalan berdampingan.
Di dalam skuad Manchester United saat ini juga terdapat beberapa pemain beragama Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan ini.
Amad Diallo, Altay Bayindir, Bryan Mbeumo, dan Noussair Mazraoui diketahui merupakan muslim yang taat dengan ajaran agama.
Unggahan tentang azan pertama di Stadion Old Trafford menuai banyak komentar positif di media sosial.
Netizen mengapresiasi kebijakan klub yang menjaga persaudaraan dalam keberagaman di kalangan suporter.
Namun ada juga komentar menggelitik yang menyebut Old Trafford sebagai "kandang Setan Merah" yang diazani.





