1 Tahun Danantara, Ini Daftar Saham BUMN Jagoan Analis

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Transformasi yang diusung oleh Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia dalam satu tahun terakhir diprediksi akan menjadi katalis positif bagi emiten perbankan berkapitalisasi besar.

Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer mengatakan bahwa langkah Danantara dalam penataan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah mulai memberikan peta jalan yang lebih terang bagi pasar. 

Meski dampaknya terhadap kenaikan valuasi (re-rating) saham pelat merah berlangsung secara bertahap, fundamental emiten big caps dinilai tetap kokoh.

“Pasar saat ini masih menunggu bukti konkret perbaikan efisiensi dan sinergi bisnis sebelum memberikan valuasi yang lebih tinggi,” ujar Miftahul saat dihubungi Bisnis pada Selasa (24/2/2026). 

Baca Juga : 1 Tahun Danantara, Kocok Ulang BUMN, dan Target Ambisius Prabowo

Dia juga memandang bahwa investor asing mulai menunjukkan minat pada beberapa BUMN yang memiliki fundamental kuat, meski mereka tetap bersikap selektif dan sensitif terhadap arah kebijakan domestik. 

Dalam konteks strategi investasi 2026, dia merekomendasikan dua saham perbankan unggulan, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).

Bagi saham BBRI, Kiwoom Sekuritas memberikan rekomendasi akumulasi dengan target harga di level Rp4.500 per saham. Untuk saham BMRI, Miftahul merekomendasikan akumulasi dengan target harga 12 bulan di posisi Rp6.250. 

Menurutnya, kedua saham ini memiliki daya tarik karena ketahanan fundamentalnya di tengah proses transformasi besar yang sedang dijalankan Danantara. Sektor perbankan juga dipandang sebagai motor utama yang akan menangkap peluang dari program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. 

“Saham BUMN memiliki katalis menarik untuk strategi jangka menengah dan panjang karena proses transformasi serta hilirisasi membutuhkan waktu untuk benar-benar tercermin secara penuh dalam kinerja keuangan,” ucap Miftahul.

Dihubungi terpisah, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan menilai bank-bank besar seperti BMRI, BBRI dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan mencatatkan pertumbuhan laba moderat.

“Hal ini seiring dengan stabilnya suku bunga, pertumbuhan kredit yang lebih terjaga, dan perbaikan kualitas aset,” ujar David kepada Bisnis

Sementara itu, dia menuturkan bahwa PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) berpotensi tumbuh lebih tinggi berkat ekspansi pembiayaan syariah. 

Di sektor energi dan komoditas, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) dinilai sebagai emiten yang paling agresif dari sisi pertumbuhan laba bersih. Capaian tersebut didorong oleh realisasi hilirisasi nikel dan posisi perseroan sebagai ujung tombak ekosistem baterai kendaraan listrik. 

Menurutnya, ANTM menjadi saham BUMN paling menarik di 2026 karena berpotensi mendapatkan re-rating valuasi jika proyek hilirisasi berjalan sesuai rencana. Di sisi lain, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) diprediksi mencetak laba stabil.  

David juga melihat peluang pada saham defensif seperti PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) yang diprediksi mencetak pertumbuhan sehat meski terbatas.

Adapun PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) dinilai berpeluang membaik sejalan dengan pemulihan kredit perumahan. Secara keseluruhan, David menyampaikan bahwa tema besar pasar modal di 2026 akan tetap ditopang oleh stabilitas makroekonomi dan normalisasi suku bunga.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPM Penerima Bansos Kemensos Didorong Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
• 17 jam laludetik.com
thumb
MBG Langkah Konkret Pemerintah Bangun Generasi Unggul Sejak Dini
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
Dana Desa Banyak Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Kades Diminta Gali Potensi Sumber Pendapatan
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Suasana hangat iftar Ramadhan Dubes RI dengan media Malaysia
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Oknum Debt Collector di Metro Ditangkap, Diduga Gelapkan Mobil Debitur
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.