JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan tanggul laut yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara berlubang akibat paving block dicuri maling.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, tanggul laut ini memiliki tinggi sekitar empat meter dengan lebar empat meter.
Di mana atas tanggul ini juga dilengkapi paving block sepanjang 500 meter, sehingga bisa dilintasi kendaraan bermotor.
Baca juga: Paving Block Jalan Tanggul Laut Cilincing Dicuri, Pengendara Bermanuver Bak Ujian SIM
Tapi sayangnya, banyak paving block yang justru hilang, sehingga membuat jalanan di atas tanggul Kalibaru berlubang.
Ada sekitar empat lubang dengan lebar yang bervariasi di atas tanggul ini, karena paving blocknya hilang.
Salah satu lubang lebarnya sekitar 3,8 meter dari lebar jalan empat meter, sehingga hanya tersisa tanah berpasir yang mulai ditumbuhi rerumputan hijau.
Alhasil, hanya sekitar dua sentimeter (Cm) paving block yang tersisa dan hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan motor.
Imbasnya pengendara motor yang mau melintas di titik ini terpaksa harus mengantri atau berganti-gantian.
Baca juga: Jalan Rusak di Kota Tangerang Ditambal Pakai Paving Block
Berjarak 100 meter, terdapat lubang kedua dengan lebar sekitar dua meter yang juga sudah mulai ditumbuhi rerumputan.
Sedangkan dua lubang lainnya lebarnya hanya sekitar satu meter yang berada di sisi kanan dan kiri jalan.
Paving block dicuriSalah satu warga bernama Suwandi (66), mengatakan hilangnya paving block karena dicuri oleh orang tak bertanggung jawab secara bertahap.
"Udah sejak lama bolong, cuma awalnya enggak selebar itu (lubangnya). Dibilang di sini anak-anak premannya susah," ucap Suwandi ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (24/2/2026).
Suwandi mengatakan, dalam waktu satu tahun paving block yang menghiasi atas tanggul laut ini semakin habis dicuri.
Padahal, meski bukan akses utama, jalan di atas tanggul yang berpaving block ini banyak dilalui oleh pengendara motor.
Baca juga: Truk Tabrak Separator Busway di Jalan Gatot Subroto, Lalin Sempat Macet
Sebab, tanggul tersebut menjadi tempat favorit banyak orang untuk berekreasi seperti memancing atau bermain di pinggir laut.
Namun, sejak paving block di atas tanggul tersebut banyak dicuri, jalan itu tidak lagi nyaman untuk dilalui, karena pengendara harus berjalan zig zag untuk menghindari lubang.
"Terganggu dan kurang enak aja dilalui, cuma karena saya enggak punya wewenang apa-apa, jadi kalau masih bisa dilewatin, kita lewatin aja, jalannya zig zag kayak bikin SIM," ungkap Suwandi.
Pengendara lain, Radho (28), juga merasa terganggu dengan jalan yang berlubang di atas tanggul.





