GROBOGAN, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di pelintasan kereta api Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026) tengah malam. Kereta Api Pandalungan menabrak mobil Daihatsu Sigra menyebakan tiga orang tewas yang merupakan warga Jepara.
Identitas ketiga korban yakni Endri (41) warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, Jepara yang merupakan pengemudi mobil. Dua penumpang lainnya, Hany Puji (34) warga Desa Pengkol, Kecamatan Jepara dan Muhammad Rifqi (41) warga Desa Balungan, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, juga meninggal di lokasi.
Kapolsek Tegowanu AKP Setyo Budi menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.05 WIB. Mobil Daihatsu Sigra berpelat AB 1266 NH tertabrak KA Pandalungan Nomor Loko CC 2061356 relasi Surabaya-Gambir.
Tabrakan bermula saat mobil yang dikemudikan Endri melaju dari arah utara ke selatan dan hendak melintasi pelintasan kereta api. Di sisi selatan, petugas penjaga perlintasan sedang menutup palang manual karena kereta akan melintas.
Diduga pengemudi tidak mengetahui adanya kereta dari arah timur. Saat mobil melintas, KA Pandalungan melaju dari timur ke barat dan tabrakan pun tak terhindarkan.
Benturan keras membuat mobil terseret sekitar 50 meter dari titik tabrak di KM 24+/-8/9 petak Gubug–Tegowanu. Kereta yang dikemudikan masinis Zainul dan asisten masinis Edwin sempat berhenti beberapa menit di lokasi kejadian.
Laporan kejadian diterima Polsek Tegowanu sekitar pukul 23.15 WIB. Proses evakuasi korban yang terjepit di dalam mobil berlangsung hingga Rabu (25/2/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, lampu kabut KA Pandalungan pecah dan terdengar kebocoran angin. Kereta kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Poncol untuk pergantian lokomotif.
"Mobil Daihatsu Sigra rusak parah setelah tertabrak KA Pandalungan. Kerugian diperkirakan Rp100 juta untuk mobilnya," kata AKP Setyo Budi dikutip dari iNews Muria, Rabu (25/2/2026).
Polisi mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintasi perlintasan kereta api. Pengendara diminta memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum melintas.
Original Article




