Serunya Berburu Takjil Khas dan Tradisional di Kawasan Pasar Kotagede Yogyakarta

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta, tvOnenews.com - Suasana menjelang waktu berbuka puasa Ramadan di Kota Yogyakarta selalu menyuguhkan kemeriahan tersendiri setiap tahunnya. Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian adalah kawasan bersejarah Pasar Legi Kotagede.

Setiap harinya selama Ramadhan, sejak pukul 15.00 WIB, hiruk-pikuk warga yang mencari kudapan berbuka atau takjil mulai memadati area pasar hingga meluap ke sepanjang Jalan Mondorakan dan Jalan Kemasan.

Kawasan ini seolah berubah menjadi lautan kuliner yang memanjakan lidah para pemburu takjil.

​Pasar Kotagede bukan sekadar tempat transaksi jual beli biasa, melainkan destinasi wisata kuliner musiman yang lengkap. Berbagai menu tradisional yang mulai jarang ditemui di tempat lain, justru hadir melimpah di sini.

​Warga dapat menemukan beragam pilihan, mulai dari minuman segar seperti dawet cendol khas Jawa dan berbagai es campur. Juga jajanan pasar mulai dari klepon yang lumer di mulut, aneka gorengan hangat, hingga kue-kue basah.

Warga juga bisa berburu lauk pauk khas seperti Ikan wader goreng renyah hingga sate koyor yang bumbunya meresap.

​Tak hanya kuliner jadul, deretan pedagang makanan dan minuman kekinian pun turut berjejer, memberikan variasi bagi generasi muda yang ingin mencicipi menu-menu modern.

​Selain pilihannya yang sangat beragam, alasan utama warga memilih berburu takjil di Kotagede adalah harganya yang sangat terjangkau. Hal ini diakui oleh para pedagang yang sudah bertahun-tahun berjualan di lokasi tersebut.

​Nastri, salah seorang penjual dawet di kawasan Pasar Kotagede, mengungkapkan bahwa antusiasme warga tahun ini sangat luar biasa.

​"Alhamdulillah, ramai sekali tahun ini. Dari jam tiga sore sudah mulai banyak yang antre. Kita jual dengan harga rakyat, yang penting semua bisa menikmati buka puasa dengan segar dan berkah," ujar Nastri saat ditemui di sela-sela melayani pembeli, Rabu (25/2/2026).

​Kehadiran para pedagang takjil ini tidak hanya memfasilitasi kebutuhan berbuka, tetapi juga menjadikan kawasan Kotagede sebagai destinasi favorit untuk ngabuburit. Arsitektur khas kota tua dengan bangunan-bangunan bersejarah di sekitarnya menambah syahdu suasana menunggu azan Maghrib.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Jam Berapa? Ini Jadwalnya
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Tiga Jam Tanpa Henti, Tradisi Tarawih 3 Juz di Cirebon Jadi Magnet Jemaah
• 22 jam laludisway.id
thumb
KPK duga Sudewo lakukan pengondisian proyek di Pati lewat Tim Delapan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Ungkap Peran Indonesia di Board of Peace saat Bertemu Raja Abdullah II
• 10 menit lalurctiplus.com
thumb
Polda Sumut Perkuat Kerja Sama dengan Malaysia untuk Tekan Peredaran Narkoba Jalur Perairan
• 14 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.