Pembangkit Listrik Kukusan 2 Beroperasi, ARKO Bidik Produksi 35 GWh per Tahun

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Arkora Hydro mengoperasikan pembangkit listrik Kukusan 2 di Tanggamus, Lampung.

Pembangkit Listrik Kukusan 2 Beroperasi, ARKO Bidik Produksi 35 GWh per Tahun (Foto: dok ARKO)

IDXChannel - PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) mengoperasikan pembangkit listrik Kukusan 2 di Tanggamus, Lampung. 

Pembangkit listrik tenaga air berbasis run-of-river dengan kapasitas 5,4 MW (2x2,7 MW) ini ditargetkan memproduksi listrik sebesar 35,02 GWh per tahun. 

Baca Juga:
Pengendali ARKO Lepas 165,06 Juta Saham di Bawah Harga Pasar, Ada Apa?

"Beroperasinya Proyek Kukusan 2 menegaskan komitmen perseroan dalam menyediakan energi bersih sekaligus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh PLN,” ujar Direktur Utama Arkora Hydro Aldo Artoko dalam keterbukaan informasi, Rabu (25/2/2026).

Adapun proyek Kukusan 2 menjadi pembangkit listrik keempat yang dioperasikan oleh ARKO dan berkontribusi sekitar 17,8 persen terhadap total estimasi produksi listrik perseroan sebesar 197,28 GWh pada 2026.

Baca Juga:
Siapa Pemilik Saham ARKO? Emiten Pengelola PLTA, Ini Pengendalinya

Proyek Kukusan 2 memiliki Perjanjian Jual Beli Listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan PT PLN (Persero) selama 25 tahun. 

Listrik yang diproduksi oleh Proyek Kukusan 2 mengaliri saluran distribusi listrik Lampung sehingga dapat digunakan oleh masyarakat, industri, serta fasilitas publik. 

Baca Juga:
Mulai Beroperasi 2026, ARKO Bidik Pendapatan Rp140 Miliar dari PLTM Tomoni 

Dengan konsumsi listrik per kapita Indonesia sebesar 1.411 kWh/tahun, Proyek Kukusan 2 mampu mengaliri listrik bagi sekitar 5.000 hingga 7.000 rumah tangga atau sekitar 25.000 jiwa. 
 
Aldo menambahkan, proyek Kukusan 2 mulai berkontribusi terhadap kinerja keuangan perseroan khususnya dalam peningkatan arus kas atas pendapatan rutin yang diterima dari PLN untuk 25 tahun ke depan.

Hal ini memungkinkan perseroan menambah dan mengeksekusi pipeline yang telah mencapai lebih dari 300 MW di berbagai
wilayah di Indonesia.

"Perseroan terus melanjutkan proyek pembangkit listrik yang tengah berjalan seperti Proyek Tomoni (10 MW) yang progress konstruksinya mencapai 61 persen dan diperkirakan selesai tahun ini. Untuk Proyek Pongbembe (20 MW) yang baru saja dimulai di akhir 2025, ditargetkan selesai pada 2029," tutur Aldo.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LAZISNU Jatim Distribusikan 200 Menu Buka Puasa di Desa Banai Aceh Tamiang
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mauricio Souza: Kami Gak Bisa Kontrol Persib, Fokus Cari Poin demi Poin
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Penertiban Pedagang Asongan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon Terus Diperkuat
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasutri Pemilik Eltras Cafe di NTT Jadi Tersangka TPPO
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.