VIVA – Bintang Inter Miami, Lionel Messi, mengungkapkan salah satu penyesalan terbesar dalam hidupnya. La Pulga mengaku merasa “bodoh” karena tidak memanfaatkan masa kecilnya untuk belajar bahasa Inggris dengan serius.
Pengakuan itu disampaikan Messi saat menjadi bintang tamu dalam podcast Miro De Atras. Ia secara jujur mengakui bahwa kegagalannya menguasai bahasa Inggris kerap membuatnya tidak percaya diri, terutama saat berada di lingkungan internasional.
“Saya tidak belajar bahasa Inggris saat masih kecil. Padahal saya punya waktu untuk itu, tetapi tidak melakukannya, dan saya sangat menyesal,” ujar Messi, dikutip dari Sportskeeda.
Penyesalan tersebut semakin terasa ketika Messi harus berinteraksi dengan banyak sosok hebat dari berbagai negara. Keterbatasan bahasa membuatnya merasa tidak bisa mengekspresikan diri secara maksimal.
“Ada momen ketika saya berada bersama orang-orang luar biasa. Saya seharusnya bisa berbincang banyak dengan mereka, tetapi malah merasa seperti orang yang tidak tahu apa-apa,” ucapnya.
Sejak hijrah ke Amerika Serikat dan bermain di Major League Soccer, kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting bagi Messi. Ia kini harus berkomunikasi dengan rekan setim, staf klub, hingga publik yang mayoritas menggunakan bahasa Inggris.
Selama ini Messi dikenal lebih nyaman menggunakan bahasa Spanyol. Selain itu, ia juga fasih berbahasa Catalunya setelah menghabiskan sekitar 17 tahun bersama Barcelona.





