Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menyelenggarakan mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2026/1447 H. Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret 2026.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 401 unit bus untuk program mudik gratis angkutan jalan.
“Dari jumlah bus tersebut memuat kapasitas sebanyak 15.834 penumpang mudik gratis yang terdiri untuk arus mudik dan balik,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).
Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi.
Adapun menurut survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub, perkiraan total pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 adalah sebesar 50,60% penduduk atau 143,91 juta orang.
Pergerakan terbesar pemudik berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta). Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta).
Baca Juga
- Mudik Gratis Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftarannya
- Pemkab Tangerang Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, Kuota 2.800 Orang!
- Mudik Gratis Pelindo Group 2026, Ini Syarat dan Rute Perjalanannya
Tujuan Mudik/Balik
Program mudik gratis angkutan jalan tahun ini dibuka ke 34 kota tujuan di 10 provinsi di antaranya Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Selain itu, juga di Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang dan Tulungagung.
Sementara untuk arus balik diberangkatkan dari 12 kota di 8 provinsi di antaranya Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Selain itu, Kemenhub juga menyediakan 8 unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor.
Kota pada arus mudik dan balik yang disertai dengan pengangkutan sepeda motor adalah Solo, Yogyakarta, Wonogiri dan Purwokerto.
Jadwal Keberangkatan/Balik
Waktu keberangkatan arus mudik terbagi menjadi tiga hari di lima lokasi. Pertama, pada tanggal 16 Maret 2026 dari Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.
Kedua, tanggal 17 Maret 2026 dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta. Ketiga, di tanggal 18 Maret 2026 akan ada pemberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.
Kemudian, untuk penyerahan sepeda motor pada arus mudik dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada tanggal 16 Maret 2026 malam hari dari lokasi yang sama.
Untuk bus pada arus balik, keberangkatan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, Terminal Batoh Aceh.
Aan memastikan bus-bus yang digunakan dalam mudik gratis telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau rampcheck.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman," imbuhnya.





