Sebuah jet tempur F-16 Turki jatuh tak lama setelah lepas landas pada Rabu (25/2) dini hari waktu setempat. Pilot jet tempur tersebut tewas dalam insiden itu.
Menurut kantor berita pemerintah Turki, Anadolu Angency, Rabu (25/2/2026), Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, informasi radio dan pelacakan pesawat, yang lepas landas dari Balikesir pukul 00:56 waktu setempat itu, hilang tak lama setelah lepas landas.
Operasi pencarian dan penyelamatan diluncurkan, dan puing-puing pesawat telah ditemukan.
"Pilot kita gugur. Penyebab kecelakaan akan ditentukan setelah penyelidikan oleh tim pemeriksa kecelakaan," kata Kementerian Pertahanan Turki, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pilot.
Sebelumnya pada bulan November tahun lalu, otoritas Turki menangguhkan penerbangan pesawat kargo C-130 setelah salah satunya jatuh di negara tetangga Georgia, saat kembali dari Azerbaijan. Keseluruhan 20 orang di dalamnya tewas.
Jet-jet tempur F-16 lainnya, yang diproduksi oleh perusahaan AS, Lockheed Martin, telah jatuh dalam beberapa bulan terakhir.
Di Polandia, sebuah pesawat F-16 jatuh pada bulan Agustus tahun lalu saat melakukan latihan untuk pertunjukan udara, menewaskan pilotnya.
(ita/ita)





