Ngamuk Tak Diberi Uang, Pria di Surabaya Aniaya Ibu Kandung

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Seorang pria berinisial RU, warga Petemon, Surabaya kini telah ditahan oleh polisi di Mapolrestabes Surabaya, setelah diketahui menganiaya ibu kandungnya sendiri.

Akibat aksi yang dilakukan pria itu, sang ibu yakni, U (53), mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuh dan trauma psikis.

AKBP Melatisari Kasat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya mengatakan, sang ibu telah melaporkan perbuatan anaknya pada awal Februari 2026 lalu.

Setelah masuknya laporan itu, polisi langsung menangkap dan menetapkannya sebagai tersangka. Melati juga menerangkan kalau tersangka sudah ditahan sejak 6 Februaru 2026 lalu.

“Kasus itu masuk pada awal Februari lalu, dan pelaku telah ditahan pada 6 Februari 2026,” katanya, Rabu (25/2/2026).

Melati menjelaskan, RU melakukan tindakan penganiayaan itu berulang kali. Sedangkan puncaknya, terjadi pada awal Februari lalu.

“RU sudah sering menganiaya ibunya. Puncaknya hingga berujung pelaporan itu awal Februari lalu,” tambahhya.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya dengan mengunggahnya ke media sosial pribadinya.

Dalam video itu, RU yang berada di tahanan tidak menyangkal perbuatannya. Dia mengaku sering menjambak, mencekik, bahkan menendang kaki ibunya.

Polisi menyebut kekerasan itu dilakukan pelaku karena dia emosi lantaran tidak diberi uang oleh korban.(kir/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inter dan Juventus Terpukul! Bastoni hingga Locatelli Resmi Diskors Jelang Laga Krusial
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Cerita Tiga Sahabat Terpukau Sajian Keberagaman di Imlek Festival 2577, Tujuan Baru Usai Ngantor
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenkop & K/L Kebut Integrasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub 1 Maret: Cek Jadwal, Kuota, dan Tujuan
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Foto: Al Quran Braille, Jalan Cahaya bagi Santri Tunanetra
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.