Jalanan Kudus yang Mulus Siap Sambut Pemudik

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jalanan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus dijaga. Bila ada lubang jalan, itu langsung diperbaiki agar siap menyambut arus mudik Lebaran tahun ini.

kumparan melakukan pengamatan di berbagai jalur keluar-masuk Kabupaten Kudus yang biasa dilintasi pemudik. Pantauan juga dilakukan di area perkotaan.

Pada Rabu (25/2) kondisi jalan di kawasan Museum Kretek hingga Proliman Tanjungkarang, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, terpantau mulus tanpa ada lubang. Kemudian di area lingkar selatan yang biasa digunakan pemudik arah Pati menuju Kudus maupun arah Kudus menuju Semarang terpantau sudah dilakukan pengaspalan di beberapa titik lubang.

Sementara di area Gerbang Kudus Kota Kretek juga terpantau tanpa lubang. Kawasan ini menjadi jalur masuk bagi pemudik dari Kudus menuju Semarang maupun arah sebaliknya.

Pantauan kumparan berlanjut ke area Jalan dr Loekmono Hadi, Jalan Ahmad Yani, Jalan dr Ramelan, kawasan Alun-alun Simpang Tujuh, dan perbatasan Kudus-Pati. Di kawasan jalan tersebut belum ditemukan lubang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Harry Wibowo, mengatakan perbaikan jalan telah dilakukan pada tahun ini di berbagai ruas jalan. Begitu juga dengan penambalan jalan yang masih berjalan.

Harry menyebut, secara keseluruhan jumlah titik lubang di ruas jalan di Kabupaten Kudus pada tahun ini ada empat ribu titik. Kini, tersisa 500 titik lubang.

”Pada tahun ini jumlah lubang yang di ruas jalan Kabupaten Kudus ada 4.000 titik. Saat ini tersisa 500 titik saja karena 3.500 titik sudah kami perbaiki,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (25/2).

”Penambalan masih kami lakukan. Saat ini 92 persen kondisi jalan di Kabupaten Kudus sudah siap untuk digunakan arus mudik maupun arus balik Lebaran, Idul Fitri tahun ini,” sambungnya.

Dari Cukai Tembakau

Pada tahun ini anggaran perbaikan yang digelontorkan untuk memperbaiki jalan sebesar Rp 6,5 miliar. Itu diperuntukkan perbaikan di area jalan kabupaten.

Harry menyebut, perbaikan jalan di Kabupaten Kudus pada tahun ini berasal dari berbagai sumber, yakni berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan program Inpres Jalan Daerah.

Ia menambahkan, selain jalur perbatasan dan perkotaan, beberapa jalur alternatif pemudik juga telah diperbaiki. Pihaknya memastikan sebagian besar jalan di Kota Kretek sudah mulus.

Beberapa jalur alternatif yang menurutnya bakal dilalui oleh pemudik juga telah selesai diperbaiki. Ia mencontohkan kawasan jalur alternatif dari Kabupaten Jepara menuju Kabupaten Kudus, yakni via Kecamatan Nalumsari ke Kecamatan Gebog.

Jalan di area pabrik rokok PT Sukun menuju Jalan KHR Asnawi juga sudah diperbaiki.

Jalur alternatif dari arah timur yakni Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, menuju Kabupaten Kudus tepatnya di Desa Tergo, Desa Dukuhwaringin, dan Desa Kuwukan sudah dilakukan perbaikan. Perbaikan menggunakan anggaran perubahan sebesar Rp 2,5 miliar dan Rp 1,5 miliar. Pada jalur tersebut ada dua paket pengerjaan. Perbaikan di area tersebut sekaligus untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Kudus.

”Kami support masyarakat untuk memperbaiki jalan supaya mudik menjadi aman. Area jalan di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus juga sudah mulus. Jalan AKBP R Agil Kusumadya juga sudah diperbaiki. Ke depan, jalan depan Hotel Griptha akan kami perbaiki,” sambungnya.

Harry menyampaikan di sepanjang jalan di Kabupaten Kudus menuju timur ke arah Lingkar Selatan lalu menuju Proliman Tanjungkarang juga sudah diperbaiki. Jalur tersebut biasanya digunakan pemudik untuk menuju arah Kabupaten Pati hingga Kabupaten Rembang dan sekitarnya.

”Jalur dari Kudus ke timur sampai daerah Jawa Timur sudah diperbaiki menggunakan APBN senilai Rp 100 miliar,” terangnya.

Lalu, di area perkotaan di Kabupaten Kudus, seperti Jalan AKBP R Agil Kusumadya juga sudah diperbaiki menggunakan APBN sebesar Rp 19 miliar. Perbaikan sudah dilakukan dua lapis sehingga aman untuk dilintasi.

”Target kami selanjutnya setelah lebaran Idul Fitri melanjutkan perbaikan di depan Hotel Griptha sampai Jembatan Kencing. Karena kalau kami perbaiki sekarang khawatir terjadi kemacetan,” ujarnya.

Kendati telah mengklaim 92 persen jalan di Kabupaten Kudus telah diperbaiki, pihaknya mengaku masih memiliki pekerjaan rumah, yakni perbaikan di ruas jalan lingkar yang merupakan jalan provinsi.

”Jalan di kawasan Terminal Jetak sampai perempatan Peganjaran dan jalan menuju arah Muria itu jalan kewenangan provinsi. Sehingga kami masih menunggu perbaikan dari provinsi (Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, red),” ungkapnya.

Di jalur tersebut pihak Dinas PUPR Kudus hanya bisa melakukan pemeliharaan rutin. Sehingga jalan tetap aman untuk dilintasi.

Kemudian, terkait jalan di Desa Bulungcangkring di Kabupaten Kudus sampai ke arah perbatasan Kabupaten Pati kondisi, jalan masih kurang lebar. Pihaknya meminta masyarakat untuk berhati-hati.

”Di area itu penerangannya masih minim sehingga masyarakat harus hati-hati,” ucapnya.

Sementara itu, untuk jalur di Desa Peganjaran ke Desa Panjang di Kabupaten Kudus belum dapat diperbaiki Dinas PUPR Kudus. Sebab, jalur tersebut merupakan jalan provinsi. Sehingga harus menunggu pihak Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.

”Kami hanya bisa sebatas menambal lubang-lubang jalan. Beberapa waktu lalu teman-teman dari provinsi sudah mengecek jalur tersebut,” jelas Harry.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus dan Polres Kudus terkait arus jalan dan lampu penerangan jalan. Sehingga nantinya masyarakat dapat mudik Lebaran dengan nyaman.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati kendati ruas jalan di Kabupaten Kudus telah diperbaiki. Pihaknya tidak menyarankan pengguna jalan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi.

”Terkadang jalan sudah mulus justru digunakan untuk ngebut. Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati,” imbuhnya.

Sementara itu, warga asal Kabupaten Kudus, Ulil mengatakan beberapa jalan di Kota Kretek sudah bagus. Bahkan tak hanya di area kota saja, melainkan juga di perbatasan.

Ia menyebut jalan di area Gerbang Kudus Kota Kretek sebagai jalur masuk dari arah Semarang ke Kudus sudah bagus. Menurutnya tak ada lubang di area perbatasan dari Demak ke Kudus.

”Di area sepanjang Gerbang Kudus Kota Kretek ini alhamdulillah jalannya masih bagus. Kemudian jalan AKBP Agil Kusumadya juga sudah diperbaiki beberapa hari lalu,” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (25/2).

Hal serupa diutarakan Yusuf. Menurutnya ruas jalan di Kabupaten Kudus sudah lumayan halus sebulan terakhir ini. Ia mengaku nyaman ketika berkendara.

”Kalau dahulu memang sempat ada beberapa lubang. Tetapi baru-baru ini sudah halus jalannya. Saya lihat ada beberapa kali perbaikan,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
‎Jadikan Wilayah Sidoarjo Barat Lumbung Pangan, Komisi VII‎ DPR RI Serahkan Bantuan Traktor Roda Empat untuk Kelompok Tani
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Cedera Wajah Paksa Loftus-Cheek Menepi 2 Bulan
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Danantara Gandeng Arm Limited, 15 Ribu Insinyur RI Bakal Dilatih Kuasai Desain Chip
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Broken Home Jadi Motivasi: Kisah Qeis, Hafiz Muda dari Bogor
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prakiraan Cuaca Surabaya 25 Februari 2026: Waspada Potensi Hujan dan Petir
• 12 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.