Isi Ceramah di UGM, Wamenhaj: Pemimpin Harus Berintegritas dan Mampu Pegang Amanah

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pemimpin adalah cermin dari rakyat itu sendiri, dan begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, dibutuhkan refleksi untuk melihat apakah proses kenegaraan yang selama ini sudah berlangsung dengan baik dan benar atau belum.

Dalam ceramahnya saat mengisi Ramadan Public Lecture (RPL) di Masjid Kampus UGM, Ahad (22/2/2026), Dahnil mengingatkan bahwa dalam bernegara dibutuhkan keilmuan, terutama mereka-mereka yang membuat keputusan. Ia pun menuturkan seorang pemimpin harus memiliki sifat yang amanah atau bertanggung jawab sehingga kita harus mampu menghadirkan orang-orang yang mampu dan bisa dipercaya memegang tanggung jawab dalam memimpin negara ini.

"Di era demokrasi yang kita tuntut adalah bagaimana kemudian kita punya kemampuan untuk menghadirkan pemimpin-pemimpin yang memegang amanah sepenuhnya, yang bisa dipercaya, yang punya integritas," katanya dalam ceramahnya yang membawakan topik 'Bagaimana Al-Qur'an Memandu Kehidupan Bernegara?'.

Dahnil pun menyoroti bagaimana kebenaran atau integritas ini diuji pada era digital saat ini di mana yang benar dan yang salah dapat diatur oleh algoritma. Oleh karena itu, diperlukan kecerdasan literasi, untuk memilah apa saja yang ditampilkan di sosial media untuk kita konsumsi. “Di tengah informasi yang surplus luar biasa banyak, maka kemampuan kita untuk menjaring itu dituntut,” katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dahnil pun menambahkan bahwa ada empat esensi dari kehidupan bernegara menurut Alquran yakni, menghadirkan keadilan, musyawarah, persatuan, dan juga tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa yang paling penting dalam kehidupan bernegara adalah keadilan, pasalnya hal ini akan terus dibutuhkan. “Keadilan adalah diskursus yang tidak pernah selesai, tidak pernah tuntas sampai dengan akhir zaman," katanya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Roy Suryo Tunjukkan Perbedaan Ijazah Jokowi dengan Alumni UGM Angkatan 79
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Kembali Terjadi, Transjakarta Terlibat Kecelakaan dengan Ojol
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Mawa akan Gugat Cerai setelah Lebaran, Insanul: Aku Bakal Tetap Ikhtiar
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Waka BGN: Jangan Pakai Mobil SPPG untuk Berbelanja
• 43 menit lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.