Longsor terjadi di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di ruas jalan sekitar lokasi view point Bukit Kedaluh atau Bukit Kingkong, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (25/2) pagi. Akibatnya, sejumlah kendaraan tertimbun longsor.
Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Endrip Wahyutama, mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
"Perkiraan lebar (longsor) sekitar 15 x 10 meter," kata Endrip saat dikonfirmasi.
Saat ini, petugas dari Resort Wilayah Gunung Penanjakan bersama pelaku jasa wisata dan masyarakat setempat telah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan serta penanganan.
"Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sebanyak tujuh sepeda motor pelaku jasa wisata dilaporkan tertimbun material longsor, dengan dua di antaranya masih belum dapat dievakuasi," ucapnya.
"Sementara itu, alat berat dari PU Provinsi Jawa Timur sedang dalam perjalanan menuju lokasi guna mempercepat proses evakuasi dan penanganan dampak longsor," lanjutnya.
Meski begitu, kata Endrip, akses jalan menuju wisata Gunung Bromo masih bisa dilalui.
"Masih bisa. Longsoran terjadi di sebagian ruas jalan. Jadi karena lokasi di view point Bukit Kedaluh, pengunjung yang dari arah Penanjakan, kendaraan masih bisa melintas turun menuju laut pasir secara bergantian di jalur yang tidak terkena dampak longsor. Sedangkan yang di daerah view point lemah pasar (bukit cinta) tidak terkena dampak lalu-lintasnya," katanya.





