Pagi Ini, Jakarta Masuk 10 Besar Kualitas Udara Terburuk Dunia

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Kualitas udara di Jakarta masuk dalam daftar 10 kota dengan udara terburuk di dunia pada Rabu, 25 Februari 2026 pagi. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Jakarta berada di peringkat ke-9 dengan indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) sebesar 99.

Angka tersebut menempatkan Jakarta dalam kategori sedang. Dalam kategori ini, kualitas udara umumnya tidak berdampak pada kesehatan manusia maupun hewan.

Namun, paparan polusi dapat memengaruhi tumbuhan sensitif serta mengurangi nilai estetika lingkungan. Rentang konsentrasi partikel halus (PM2,5) pada kategori sedang berada di angka 51–100.

Sementara itu, kategori tidak sehat menunjukkan kualitas udara yang berisiko bagi kelompok sensitif. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan manusia dan hewan tertentu, serta berpotensi merusak tumbuhan dan menurunkan kualitas lingkungan.

Adapun kategori baik berada pada rentang PM2,5 sebesar 0–50, yang berarti tidak memberikan dampak terhadap kesehatan manusia, hewan, maupun lingkungan.

Untuk kategori sangat tidak sehat, rentang PM2,5 berada di angka 200–299. Pada tingkat ini, kualitas udara dapat merugikan kesehatan sejumlah kelompok masyarakat yang terpapar.

Sedangkan kategori berbahaya berada pada rentang 300–500, yang secara umum dapat menimbulkan dampak kesehatan serius bagi populasi.

Berdasarkan data yang sama, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Rabu pagi ditempati oleh Lahore, Pakistan, dengan AQI 234. Posisi kedua ditempati Delhi, India, dengan AQI 208, disusul Beijing, China, dengan AQI 156.

Selanjutnya, peringkat keempat ditempati Krasnoyarsk, Rusia, dengan AQI 154, dan peringkat kelima adalah Sarajevo, Bosnia Herzegovina, dengan AQI 127.

Data ini menunjukkan bahwa meski berada dalam kategori sedang, kualitas udara Jakarta masih perlu menjadi perhatian guna mencegah potensi dampak kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekor Impresif Persib di GBLA pada BRI Super League 2025/2026: Belum Pernah Kalah
• 5 jam lalubola.com
thumb
Bayang-Bayang Tarif Baru Trump: Risiko bagi Ekonomi Global dan ASEAN?
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Gagal ke Australia, 7 Imigran Ilegal Terdampar di Pantai Masidae, 4 Penyelundup Kabur ke Hutan
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Aksi di Mapolda DIY Berakhir Ricuh, 3 Mahasiswa yang Sempat Diamankan Diserahkan ke Pihak Kampus
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Imbas Kasus Tual, Polri Evaluasi Manajemen Taktis dan Tim Patroli
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.