Santan menjadi salah satu bahan wajib dalam berbagai masakan khas Ramadan, sebut saja kolak, gulai, bubur sumsum, lodeh, dan masih banyak lagi. Namun, saat memasak santan kita kerap kesulitan terutama saat cairannya menggumpal atau pecah.
Rupanya, masakan bersantan yang sudah pecah menurut Indonesia Gastronomy Chef Ragil Imam Wibowo masih bisa diperbaiki. Ada beberapa tips dan trik yang ia bagikan saat menjadi narasumber di acara kumparan Hangout, Minggu (22/2).
Menurutnya, santan pecah bisa diperbaiki dengan cara diblender ulang. "Kalau misalnya isinya (masakan) masih gampang dikeluarin, disaring aja. Setelah disaring, panasin lagi, blender. Santannya (setelah disaring) diblender, tapi hati-hati kalau panas, paling aman pakai handblender," terangnya.
Selain itu, Chef Ragil juga membagikan trik lain yakni menggunakan cairan tepung maizena. "Kalau misalkan enggak ada (blender), cairin maizena sedikit masukin ke santannya terus diaduk supaya dia nyatu lagi," tambahnya.
Nah, untuk takaran cairan maizena yang dibutuhkan, Chef Ragil mengatakan cukup pakai satu sendok teh maizena lalu campur dengan sekitar 50 ml air. "Aduk saja rata, masukin ke santan lalu aduk sampai nyatu lagi, udah," ucapnya.
Kemudian Chef Ragil mengatakan memang sebaiknya masakan bersantan selalu diaduk. "Nah, apinya harus kecil kalau enggak mau diaduk terus," tutupnya.





