Irsan Sosiawan Tegaskan Pemerataan Listrik di Jawa Barat, Komisi XII Soroti Desa yang Belum Teraliri

pantau.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan menegaskan pentingnya pemerataan infrastruktur kelistrikan di Provinsi Jawa Barat dalam rangka evaluasi program elektrifikasi nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI ke Jawa Barat dan pertemuan dengan PT PLN Persero UID Jawa Barat.

Irsan menyoroti masih adanya desa-desa di pelosok yang belum menikmati aliran listrik meskipun pasokan listrik di Jawa Barat secara umum melimpah.

Ia menyatakan, "Banyak kendala di pelosok desa yang belum mendapatkan aliran listrik. Ini kemungkinan karena transmisi yang belum sampai ke wilayah tersebut. Kalau di perkotaan jaringan sudah besar, di daerah pelosok mungkin hanya membutuhkan jaringan distribusi yang lebih kecil untuk bisa masuk. Hal ini harus terus dipantau bersama agar listrik benar-benar masuk ke seluruh pelosok desa."

Menurutnya persoalan utama terletak pada belum meratanya jaringan transmisi dan distribusi hingga ke wilayah terpencil sehingga diperlukan perencanaan yang lebih terintegrasi.

Irsan juga mengingatkan agar PLN melakukan perencanaan transmisi secara matang dan komprehensif guna mencegah kesenjangan akses listrik antarwilayah.

Ia menegaskan, "Jangan lagi nantinya listrik kita surplus, tetapi masih ada masyarakat pedesaan yang belum mendapatkan listrik. Tidak boleh lagi ada kesenjangan wilayah. Tujuannya satu, agar seluruh masyarakat mendapatkan manfaatnya."

Komisi XII DPR RI menilai pemerataan listrik merupakan bagian penting dari keadilan pembangunan agar seluruh masyarakat termasuk di daerah terpencil dapat merasakan manfaat pasokan listrik nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Artha Graha Peduli Gelar Aksi Bersih-Bersih Serentak, Bangun Budaya Peduli Lingkungan
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
KLH bekukan 80 izin lingkungan tambang batu bara-nikel usai evaluasi
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Kalender Jawa Maret 2026 Lengkap dengan Weton dan Hijriah: 1 Syawal 1447 H Diprediksi 21 Maret
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Rawan Koreksi Hari Ini (25/2), Cek Saham MBMA, TAPG, hingga WIRG
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Otak-atik Jadwal, RMKE Tunda Rilis Obligasi Rp 600 Miliar
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.