Jakarta (ANTARA) - Polsek Duren Sawit mendatangi lokasi percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (22/2) dini hari.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno mengatakan, meski korban bernama Muhammad Isan Alfalah tidak membuat laporan, tapi pihaknya tetap mendatangi lokasi kejadian.
"Tadi kami sudah lakukan pengecekan dan tentunya menyelidiki secara maksimal kasus ini," kata Sutikno di Jakarta, Rabu.
Kasus ini viral di media sosial Instagram karena pelaku sempat mengancam akan menembak petugas keamanan (sekuriti) komplek.
Selain itu, Sutikno menyebut terdapat dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan oleh jajarannya di lokasi kejadian.
Dia mengaku akan meningkatkan keamanan wilayah dengan menggelar patroli bersama unsur Tiga Pilar Duren Sawit.
Sutikno mengimbau kepada warga untuk menambah kunci ganda pada kendaraannya agar tidak jadi sasaran pelaku pencurian.
Baca juga: Todongkan senpi ke sekuriti, pelaku curanmor gagal beraksi di Jaktim
"Polsek Duren Sawit melalui kegiatan patroli maupun sambang melakukan pelayanan terhadap warga untuk memberikan keamanan wilayah," katanya.
Sebelumnya, dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang gagal saat hendak beraksi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (22/2) dini hari sempat menodongkan senjata api ke petugas keamanan (sekuriti).
Pemilik sepeda motor, Muhammad Isan Alfalah menceritakan peristiwa itu terjadi setelah ia tengah menyantap sahur dan hendak tidur kembali sekira pukul 05.30 WIB.
"Saya sudah sempat mau pulas tidur, istri bangunin ada maling dan melihat sepeda motor saya jatuh, dan ada sekuriti komplek. Saya tanya malingnya kabur ke mana," kata Isan di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (23/2).
Dia menyebutkan sekuriti komplek keamanan itu sempat diancam akan ditembak saat pelaku menodongkan senjata api.
Beruntung, kata dia, para sekuriti tidak ada yang ditembak dan sepeda motornya masih selamat dari aksi pencurian.
"Alhamdulillah, semua selamat, sepeda motor saya juga selamat. Kalau saya tidak sempat diancam, hanya sekuriti yang dapat ancaman mau ditembak," terang Isan.
Baca juga: Diduga bawa senjata api, dua pelaku curanmor gagal beraksi di Jaktim
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno mengatakan, meski korban bernama Muhammad Isan Alfalah tidak membuat laporan, tapi pihaknya tetap mendatangi lokasi kejadian.
"Tadi kami sudah lakukan pengecekan dan tentunya menyelidiki secara maksimal kasus ini," kata Sutikno di Jakarta, Rabu.
Kasus ini viral di media sosial Instagram karena pelaku sempat mengancam akan menembak petugas keamanan (sekuriti) komplek.
Selain itu, Sutikno menyebut terdapat dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan oleh jajarannya di lokasi kejadian.
Dia mengaku akan meningkatkan keamanan wilayah dengan menggelar patroli bersama unsur Tiga Pilar Duren Sawit.
Sutikno mengimbau kepada warga untuk menambah kunci ganda pada kendaraannya agar tidak jadi sasaran pelaku pencurian.
Baca juga: Todongkan senpi ke sekuriti, pelaku curanmor gagal beraksi di Jaktim
"Polsek Duren Sawit melalui kegiatan patroli maupun sambang melakukan pelayanan terhadap warga untuk memberikan keamanan wilayah," katanya.
Sebelumnya, dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang gagal saat hendak beraksi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (22/2) dini hari sempat menodongkan senjata api ke petugas keamanan (sekuriti).
Pemilik sepeda motor, Muhammad Isan Alfalah menceritakan peristiwa itu terjadi setelah ia tengah menyantap sahur dan hendak tidur kembali sekira pukul 05.30 WIB.
"Saya sudah sempat mau pulas tidur, istri bangunin ada maling dan melihat sepeda motor saya jatuh, dan ada sekuriti komplek. Saya tanya malingnya kabur ke mana," kata Isan di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (23/2).
Dia menyebutkan sekuriti komplek keamanan itu sempat diancam akan ditembak saat pelaku menodongkan senjata api.
Beruntung, kata dia, para sekuriti tidak ada yang ditembak dan sepeda motornya masih selamat dari aksi pencurian.
"Alhamdulillah, semua selamat, sepeda motor saya juga selamat. Kalau saya tidak sempat diancam, hanya sekuriti yang dapat ancaman mau ditembak," terang Isan.
Baca juga: Diduga bawa senjata api, dua pelaku curanmor gagal beraksi di Jaktim





