Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Bansor) mendatangi sidang praperadilan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024, Yaqut Cholil Qoumas. Mereka tampak mengenakan atribut berupa pakaian loreng khas organisasi di bawah Nahdatul Ulama (NU) itu.
Beberapa dari mereka masuk ke ruangan sidang sehingga tamu persidangan tidak hanya dihadiri awak media maupun orang-orang terdekat Yaqut.
Pengacara Yaqut, Mellisa Anggraini mengatakan bahwa kedatangan Banser untuk memberikan dukungan moril kepada Yaqut.
"Saya melihat itu solidaritas teman-teman mereka hadir ya memberikan dukungan moril semangat karena mereka tahu seperti apa Gus Yaqut, saya rasa itu," katanya usai sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
Para anggota Banser juga tampak mengiringi kedatangan maupun saat Yaqut hendak meninggalkan PN Jakarta Selatan.
Kendati demikian, sidang praperadilan perdana ini ditunda dan dijadwalkan kembali pada 3 Maret 2026. Alasan penundaan karena pihak termohon yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hadir.
"Jadi, sidang ini kita tunda satu minggu ke depan, tanggal 3 Maret 2026. Kita akan memanggil KPK untuk yang kedua atau yang terakhir di KUHAP itu kan dua kali," kata Hakim Tunggal Sulistyo Muhammad Dwi Putro.
Terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa biro hukum lembaga antirasuah tengah melaksanakan empat sidang praperadilan.
"KPK melalui Biro Hukum sudah mengajukan penundaan untuk sidang hari ini. Mengingat tim secara paralel sedang mengikuti empat sidang praperadilan lainnya," ujar Budi.
Meski begitu, Budi menyampaikan bahwa biro hukum akan hadir di sidang selanjutnya.





