BPBD Takalar Imbau Warga Tetap Waspada, Bencana Bisa Terjadi di Tengah Cuaca Ekstrem

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, TAKALAR – Menghadapi potensi cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Takalar (BPBD) mengeluarkan imbauan peringatan dini terkait ancaman curah hujan tinggi, banjir, dan angin kencang yang diperkirakan melanda wilayah Kabupaten Takalar dan sekitarnya pada periode 25 Februari hingga 10 Maret 2026.

Peringatan ini dikeluarkan oleh BPBD Takalar berdasarkan imbauan dan peringatan cuaca ekstrim dari Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG).

Memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi di pertengahan Februari, BPBD Takalar juga telah melakukan sejumlah langkah persiapan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor dan bencana lainnya.

Kepala BPBD Takalar, Andi Arif Zainal, mengatakan, pihaknya saat ini tengah memaksimalkan kesiapsiagaan, termasuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan kebencanaan serta ketersediaan logistik.

“Betul, musim hujan telah tiba sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan. Persiapan yang kami lakukan saat ini adalah memeriksa kesiapan peralatan kebencanaan serta logistik yang ada, sebab itu yang paling utama,” ujar Andi Atif Zainal, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi kejadian yang dapat terjadi selama musim hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Pihak kami juga intens membangun komunikasi dengan pihak terkait, hal ini diperlukan sebagai langkah cepat menangani bila terjadi bencana, kemudian Bapak Bupati juga telah menginstruksikan langsung untuk tetap siap siaga bila terjadi bencana,” terang Andi Arif.

Ia menambahkan, saat ini belum ada kejadian serius yang terjadi akibat cuaca ekstrim, hanya saja menurutnya lebih banyak kejadian pohon tumbang di beberapa titik akibat hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Takalar.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD juga membuka posko kebencanaan yang beroperasi selama 1×24 jam di kantor BPBD Takalar. Posko ini akan menerima laporan masyarakat serta melakukan pemantauan dan pembaruan informasi secara berkala.

“Kami juga akan intens melakukan komunikasi dan koordinasi bersama seluruh komponen di tingkat kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, guna memaksimalkan upaya penyelamatan apabila terjadi musibah,” tambahnya.

BPBD Takalar turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan secara mandiri, termasuk melakukan mitigasi sederhana seperti membersihkan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat memicu banjir.

Selain itu, warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca ekstrem terjadi. Imbauan khusus juga disampaikan kepada para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari risiko kecelakaan.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan selalu memperhatikan informasi cuaca terkini, agar dapat meminimalisir risiko yang tidak diinginkan,” tutup Andi Arif Zainal. (mgs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Polri Bongkar Modus SMS Blast Phishing Website E-Tilang Palsu, Tetapkan 5 Tersangka
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Sahur di Wilayah Zona Merah Bencana Aceh Timur
• 53 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Appi Pastikan Kebutuhan Pengungsi Banjir di Antang Terpenuhi
• 20 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kementerian HAM Jenguk Remaja Korban Penganiayaan Anggota Brimob di Tual
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Data Sebagai Elemen Penting untuk Menuai Manfaat AI
• 10 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.