Update Status Facebook, Asisten Manajer Malut United Dapat Hukuman Larangan Aktivitas Sepak Bola Setelah Komentari Wasit Laga Persib

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh resmi mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin PSSI setelah mengunggah update status di Facebook. 

Asghar Saleh terbukti melakukan kesalahan setelah laga Persib Bandung melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, 6 Februari 2026 lalu karena statusnya di Facebook pribadinya. 

Dalam rilis PSSI, Asghar Saleh terbukti bersalah dengan membuat pernyataan secara tertulis melalui media sosial yang mendiskreditkan keputusana perangkat pertandingan dan Pesepakbolaan Indonesia. 

"Keputusan berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola Indonesia selama tiga bulan, denda Rp30 juta," tulis pernyataan PSSI. 

Unggahan Facebook Asghar Saleh bermula setelah Malut United kalah 0-2 dari Persib Bandung. Saat itu, pertandingan dipimpin oleh wasit asing, Yudai Yamamoto.

Dia menyebut kualitas Yudai Yamamoto jauh dibanding wasit tarkam di kampungnya. 

"Untuk mengalahkan Malut United, para mafia bahkan harus menggunakan jasa wasit FIFA yang kualitasnya jauh dibanding wasit tarkam di kampung saya," kata Asghar Saleh. 

Saat itu, Persib Bandung unggul lewat gol penalti Thom Haye. Asghar Saleh menyoroti gimik wajah Robi Darwis yang tertawa karena tak menyangka akan diberikan penalti. 

"Lihat kontrol Tyronne dibilang handsball dan si Jepang menolak melihat VAR padahal ada potensi penalti untuk Laskar Kie Raha, di moment pelanggaran si Jepang berulang kali men-delay pertandingan," kata Asghar Saleh. 

Tak berhenti di sana, Asghar Saleh kembali mengunggah status di Facebook. Asghar Saleh menyebut banyak pihak yang meminta untuk tak mengkritik wasit dengan posisinya sebagai Wakil Manajer Malut United. 

Lengkap, Asghar Saleh turut mengunggah video potongan pertandingan yang dinilainya menjadi salah satu keburukan wasit Jepang di pertandingan tersebut. 

"Di moment Tyronne yang dalam posisi menguntungkan si Jepang malah mengabaikan sentuhan bek lawan yang menyebabkan Tyronne jatuh dan tangannya terkena bola. Keputusan sangat cepat dalam sepersekian detik adalah handsball dan tidak mau melihat VAR. Lucu juga kan?" tulis Asghar. 

Asghar pun menyoroti Yudai Yamamoto yang seringkali memimpin tiga pertandingan Persib Bandung ketika melawan Persijap, PSM Makassar dan Malut United. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ormas Se-Jakarta Dukung Polda Metro Tindak Tegas Aksi Anarkis, Jaga Kesucian Ramadan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Foto: Kapal Induk Terbesar AS Singgah di Yunani, Bersiap Menuju Timur Tengah
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
IPW 'Skakmat' Jokowi soal Dukung UU KPK Versi Lama: Dia Bukan Siapa-Siapa Lagi
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Maruarar Ajak Pemda Sinergikan Program Perumahan untuk Kurangi Beban Rakyat
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
OPINI: ART RI-AS Sebagai Katalis Penguatan Daya Saing
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.