Hampir 80 Persen Rakyat Puas, Program Prabowo Dinilai Punya Arah Jelas

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana, menilai tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkaitan dengan sejumlah program pemerintah yang mulai dijalankan.

Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo mencapai 79,2 persen.

Baca Juga :
Pesawat Prabowo Dikawal Jet Tempur F-16 saat Lawatan ke Yordania
Bertemu Raja Yordania Rabu Siang, Prabowo Akan Bahas Keanggotaan Board of Peace

Menurut Ayip, angka tersebut menunjukkan adanya persepsi positif dari sebagian masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah.

“Ini menunjukkan sebagian masyarakat menilai pemerintah memiliki arah kebijakan yang jelas,” kata Ayip Tayana, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menyebut sejumlah program yang sebelumnya menjadi bagian dari janji kampanye kini mulai dijalankan pemerintah. Program-program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), swasembada beras dan ketahanan pangan, cek kesehatan gratis, serta upaya pemerataan akses pendidikan.

Meski demikian, Ayip menilai berbagai program tersebut tetap memerlukan evaluasi agar implementasinya berjalan optimal.

Ia mencontohkan program MBG yang perlu dievaluasi dari sisi keberagaman menu dan keamanan pangan, terutama setelah adanya beberapa kasus keracunan dalam beberapa bulan terakhir.

“Evaluasi perlu dilakukan lebih serius. Jika ada dapur yang tidak mengikuti standar operasional yang telah ditetapkan, tentu perlu ada tindakan tegas,” ujarnya.

Selain itu, program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem juga dinilai perlu memperhatikan kualitas pengajar, kurikulum, serta fasilitas pendukung.

Ayip juga menyoroti Koperasi Desa Merah Putih yang secara konsep bertujuan mendorong perekonomian desa secara kolektif. Namun, menurutnya pengelolaan koperasi harus didukung kemampuan manajemen dan perspektif bisnis yang baik agar dapat berjalan efektif.

“Program pemerintah sudah berjalan, tetapi kualitas pelaksanaan, pemerataan, dan keberlanjutan program tetap perlu pengawasan serta evaluasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata dia.

Baca Juga :
Tiba di Amman, Prabowo Bakal Perkuat Bidang Pendidikan hingga Pertahanan dengan Raja Yordania
Ngomongin Pemerintah Bisa Membatalkan Puasa Ramadhanmu?
Danantara MoU dengan Arm Limited, Percepatan Kemajuan Industri Semikonduktor

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emas Antam Ambruk Tajam, Buyback Turut Turun Rp52 Ribu
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Gelombang Protes Baru Meletus di Iran, Diplomat AS Dievakuasi dari Lebanon
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
90 Ton Daun Kratom Ilegal Hendak Dikirim ke India Digagalkan di Semarang
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Gebuk Club Brugge 4-1, Atletico Madrid Raih Tiket Pertama Babak 16 Besar Lewat Jalur Playoff
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Perusahaan Harus Transparan Hitung Besaran BHR Keagamaan Pengemudi Ojek Online
• 13 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.