Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Mobil Calya diamuk massa di Gunung Sahari usai ugal-ugalan dan lawan arah.
  • Polisi amankan sopir minibus yang nekat lawan arus di Jakarta Pusat.
  • Insiden pengejaran minibus di Gunung Sahari berakhir tanpa korban jiwa maupun luka.

Suara.com - Aksi kejar-kejaran di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, berakhir dengan amuk massa terhadap sebuah minibus Toyota Calya bernomor polisi D-1640-AHB, Rabu (25/2/2026) sore. Kendaraan tersebut dihentikan paksa oleh warga setelah diduga melaju ugal-ugalan dan nekat melawan arah.

Rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan mobil hitam tersebut dikepung oleh puluhan orang, yang sebagian besar merupakan pengemudi ojek online. Kondisi kendaraan tampak rusak parah dengan kaca belakang pecah dan bodi penyok, sementara teriakan massa terdengar bersahut-sahutan di lokasi kejadian.

“Bannya pecahin, Pak! Bannya pecahin!” teriak seorang wanita dalam rekaman tersebut.

Sejumlah warga juga tampak berupaya membuka paksa pintu mobil di tengah situasi yang memanas. Di dekat lokasi, sebuah sepeda motor terlihat tergeletak di jalan, namun polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai keterkaitan motor tersebut dengan insiden ini.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa kendaraan kini telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

“Telah dilakukan pengamanan terhadap satu unit minibus dengan nomor polisi D-1640-AHB yang viral di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat,” ujar Reynold kepada wartawan.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas), peristiwa bermula sekitar pukul 17.20 WIB. Mobil yang dikemudikan oleh Hafiz Mahendra (24), warga Sidoarjo, Jawa Timur, awalnya melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Gunung Sahari. Saat hendak diberhentikan petugas kepolisian di dekat Halte Lapangan Banteng, pengemudi justru memacu kendaraannya melarikan diri.

Mobil tersebut terus melaju dan berbelok ke sejumlah ruas jalan, meliputi Jalan Gunung Sahari IV, Bungur Besar Raya, hingga Gunung Sahari V, bahkan sempat terpantau melawan arus lalu lintas. Pelarian pengemudi akhirnya terhenti di dekat Halte Busway Golden Truly setelah dihadang oleh massa yang geram.

Meski kondisi mobil mengalami kerusakan signifikan akibat aksi massa, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Baca Juga: Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari

“Korban luka nihil, korban meninggal dunia juga nihil,” tegas Reynold.

Saat ini, penyidik masih mendalami penyebab pasti serta motif dari tindakan pengemudi tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Minta Ketua KPU dan Plt Bupati Pati Jelaskan Proses Pemilihan Sudewo
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Kalteng Minta Masyarakat Waspada Peredaran Uang Palsu
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jadi Amicus Curiae, 3 Organisasi Ini Dukung Pemberantasan Korupsi Tata Kelola Minyak
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
300 Soal Cerdas Cermat Pengetahuan Umum untuk SD, SMP dan SMA
• 14 jam lalutheasianparent.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran Mudik Gratis Klaster 2, Cek Syarat dan Ketentuannya
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.