- Dinas PPKUKM DKI dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun jadi kawasan wisata kuliner.
- Penataan hunian Menteng Tenggulun diintegrasikan dengan penguatan ekonomi UMKM berbasis komunitas.
- Sebanyak lima puluh dua rumah di Menteng Tenggulun direnovasi jadi hunian layak.
Suara.com - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta resmi menyatakan dukungannya terhadap program 'Gentengisasi' di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Gerakan gotong royong penataan rumah rakyat ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo Subianto yang kini mulai diimplementasikan di jantung ibu kota.
Sebanyak 52 rumah di wilayah tersebut dijadwalkan masuk dalam tahap awal renovasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI guna mewujudkan hunian yang layak dan sehat. Berdasarkan data pemetaan, sebanyak 23 hunian yang dipugar juga difungsikan sebagai tempat usaha oleh warga setempat.
"Kami melihat potensi besar di Menteng Tenggulun untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner berbasis komunitas. Dinas PPKUKM berkomitmen mendorong dan memberikan bantuan maksimal agar UMKM di sini tumbuh dan naik kelas," ujar Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, Selasa (24/2/2026).
Elisabeth menegaskan bahwa langkah ini merupakan integrasi nyata antara penataan fisik lingkungan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Program ini dinilai selaras dengan agenda Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
"Gubernur Pramono Anung secara konsisten menekankan bahwa penataan Jakarta harus menyentuh dua aspek sekaligus, yakni memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan warga," tambahnya.
Saat ini, Dinas PPKUKM tengah melakukan pendataan komprehensif terhadap potensi usaha warga. Kawasan Menteng Tenggulun dinilai memiliki keunikan karena hampir di setiap sudutnya terdapat pelaku usaha makanan dan minuman rumahan yang potensial.
Pemerintah berkomitmen memberikan berbagai fasilitas, mulai dari legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, hingga strategi branding untuk menciptakan daya tarik ekonomi baru.
"Kami juga menggandeng perbankan dan lembaga pembiayaan guna meningkatkan literasi keuangan warga sekaligus mencegah mereka terjerat rentenir," jelas Elisabeth.
Selain rumah yang direnovasi, terdapat 10 UMKM lain yang kondisi huniannya sudah layak namun tetap akan mendapatkan pembinaan intensif dari pemerintah. Melalui kolaborasi lintas sektor, Menteng Tenggulun diharapkan mampu bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner yang tertata, bersih, dan produktif.
Baca Juga: Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
"Ini bukan hanya tentang memperbaiki atap dan dinding rumah, tetapi membangun harapan ekonomi warga. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan memberikan dampak kuat yang langsung menyentuh masyarakat," pungkasnya.




