Liputan6.com, Jakarta - Gempa hari ini, Rabu (25/2/2026) di Bumi Pertiwi kembali terjadi. Hingga pukul 19.50 WIB, hanya terjadi satu kali lindu getarkan Indonesia.
Keseluruhan informasi ini seperti dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dikutip Liputan6.com dari laman resminya www.bmkg.go.id.
Advertisement
Gempa bumi tersebut menggetarkan pagi tadi pukul 10:18:54 WIB di wilayah Calang, Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Pusat lindu berada di darat 17 kilometer utara Calang, Aceh Jaya.
Episenter gempa berada pada koordinat titik 4,79 Lintang Utara (LU)-95,60 Bujur Timur (BT). Lindu yang terjadi di Indonesia itu memiliki kekuatan magnitudo 4,2 dengan kedalaman 53 kilometer.
Gempa dirasakan Modified Mercalli Intensity (MMI) II-III di Lamno Aceh Jaya.
Apa Itu Gempa Bumi?
Untuk diketahui, gempa bumi adalah bencana alam yang bersifat merusak. Fenomena ini bisa terjadi setiap saat dan berlangsung dalam waktu singkat. Dan Indonesia termasuk wilayah rawan akan bencana gempa.
Gempa bumi adalah bencana yang bisa menyebabkan kerugian nyawa dan materil.
Menurut WHO, secara global gempa bumi menyebabkan 750 ribu kematian selama kurun 1998-2017. Lebih dari 125 juta orang terkena dampak gempa bumi selama periode ini.
Tanggap Bencana Gempa Bumi
Meski tak bisa dicegah, gempa bumi adalah bencana yang bisa dihadapi. Salah satu cara menghadapi gempa bumi adalah tanggap akan bencana gempa bumi.
Contoh tanggap gempa bumi adalah mengetahui prosedur evakuasi dan mematuhi pedoman keselamatan ketika bencana ini datang.
Menurut BNPB, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.
Menurut BMKG, gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.
Menurut WHO, gempa bumi adalah guncangan hebat dan tiba-tiba dari tanah, yang disebabkan oleh pergerakan antara lempeng tektonik di sepanjang garis patahan di kerak bumi.
Gempa bumi dapat mengakibatkan goncangan tanah, likuifaksi tanah, tanah longsor, retakan, longsoran, kebakaran dan tsunami.




