Menjadi Garda Terdepan Dalam Kebakaran, ‎DPR RI Soroti Minimnya Gaji dan Fasilitas Damkar di Sidoarjo

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Kristiono

TVRINews, Sidoarjo

‎‎Kesiapan personel dan sarana prasarana pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sidoarjo menjadi sorotan. Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menilai dukungan anggaran dan fasilitas bagi Damkar masih jauh dari ideal, padahal Sidoarjo merupakan pusat industri dan kawasan hunian padat di Jawa Timur.

‎Dalam kunjungannya, Bambang mengungkapkan perlengkapan alat pelindung diri (APD) Damkar dinilai sangat minim. 

“APD itu sangat kurang sekali, hanya sekitar 20 persen dari total kebutuhan yang seharusnya dimiliki. Ini tentu membahayakan petugas saat bertugas,” ujar Bambang Haryo Soekartono.

‎Selain APD, ia juga menyoroti kondisi armada pemadam yang belum optimal. Beberapa unit mobil pemadam disebut masih membutuhkan pembenahan, bahkan ada yang mengalami kerusakan.

“Truk pemadam ini harus benar-benar prima. Tadi ada satu yang mogok. Ini harus segera dibenahi supaya pelayanan maksimal dan tidak menghambat penyelamatan,” tegasnya, Rabu 25 Februari 2026.

‎Tak hanya soal peralatan, Bambang juga menyinggung kesejahteraan petugas. Ia menyebut honor petugas Damkar di Sidoarjo masih berkisar Rp 2,4 juta per bulan, angka yang dinilai belum layak dibandingkan risiko kerja yang dihadapi.

“Gaji mereka sangat rendah. Idealnya minimal mendekati UMR. Mereka ini menyelamatkan nyawa publik, barang publik, dan aset industri. Harusnya kesejahteraan diperhatikan agar mereka tenang dalam bekerja,” katanya.

‎Menurutnya, keberadaan Damkar menjadi faktor penting bagi kepercayaan dunia industri. Ia menegaskan Sidoarjo merupakan pusat industri terbesar di Jawa Timur sekaligus kawasan hunian yang terus berkembang.

“Perlindungan terhadap industri dan masyarakat itu kuncinya di keselamatan. Damkar ini garda terdepan yang sering ditanyakan oleh pelaku industri. Jadi harus menjadi prioritas,” ujarnya.

‎Menanggapi evaluasi tersebut, Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan dan memastikan hal itu menjadi catatan bagi pemerintah daerah.

“Apa yang menjadi evaluasi beliau hari ini akan menjadi catatan bagi kami selaku kepala OPD. Ini akan kami sampaikan kepada pimpinan daerah untuk evaluasi dan perbaikan ke depan,” kata Sabino.

‎Ia menegaskan, baik BPBD maupun Damkar tetap siaga 24 jam, termasuk saat libur Lebaran. Personel dibagi dalam beberapa pos untuk memastikan respons cepat terhadap potensi bencana maupun kebakaran.

‎”Kami siaga 24 jam, tidak ada libur. Saat Idul Fitri pun tetap standby di pos masing-masing,” ujarnya.

‎Sabino juga mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan mudik Lebaran. 

“Pastikan aliran listrik aman, kompor sudah dimatikan, dan kendaraan dalam kondisi baik. Tinggalkan rumah dalam keadaan aman dan kondusif,” pesannya.

‎Sorotan terhadap fasilitas dan kesejahteraan Damkar ini diharapkan menjadi momentum pembenahan, demi meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Sidoarjo.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Batu Gelar Lat Pra Ops Libatkan Seluruh Personil
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Kronologi Komplotan Maling Bawa Kabur Mobil Boks Ekspedisi di Jaksel
• 23 menit laludetik.com
thumb
Pelaku Penusukan Advokat Ditangkap usai Kabur ke Semarang
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Buka Puasa Makin Seru, Wingstop Hadirkan Menu Ramadan Mulai Rp24 Ribuan
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mudik Gratis Jasa Marga Group 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Tata Cara Daftarnya
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.