Harga Beras SPHP dan Minyakita di DIY Stabil

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta: Perum Bulog Kanwil Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita tetap stabil. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar.

"Kami terus melakukan monitoring harga di pasar untuk memastikan harga pangan tetap terkendali, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil DIY Dedi Aprilyadi, dikutip dari Antara, Rabu, 25 Februari 2026. 

Berdasarkan hasil inspeksi di Pasar Prawirotaman, Kota Yogyakarta, ia menyebut beras SPHP dijual pada kisaran Rp60.000 hingga Rp62.000 per kemasan 5 kilogram (kg). Sedangkan Minyakita sekitar Rp15.500 per liter.
 

Baca Juga :

Stok Beras dan Minyak Goreng di Solo Aman Hingga Idulfitri

Mengacu pada data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), rata-rata harga beras medium di DIY tercatat Rp13.245 per kg dan Minyakita Rp15.560 per liter. Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sehingga tergolong aman dan terkendali.

Dedi menegaskan stok komoditas pangan yang dikuasai Bulog DIY dalam kondisi sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia memastikan distribusi beras SPHP dan Minyakita terus berjalan guna menjaga keseimbangan pasokan di pasar selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. 


Ilustrasi. Foto: Dok istimewa


Selain melakukan pemantauan harga, pihaknya juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait. Tujuannya untuk mencegah potensi spekulasi harga maupun gangguan distribusi. 

Menurut Dedi, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kondisi pasar tetap kondusif. "Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok yang dikuasai Bulog sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan," ucapnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Debt Collector Tusuk Advokat, OJK Panggil MTF Minta Klarifikasi
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Barantin Jambi Tolak 40 Ton Kacang Tanah Impor karena Tercemar Aflatoksin Melebihi Ambang Batas
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Siswi SDN 01 Cikini Antusias Dapat Buku Bacaan Baru dari MNC Peduli: Petualangan Baru
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Gandeng Zahin Community, The Harvest Ajak Publik Berbagi dengan Yatim Piatu saat Ramadan-Idulfitri
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Titik Panas Berhamburan di Asia Tenggara dan Ancaman Tahun Terpanas
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.